Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ribuan Mayat Janin Ditemukan di Properti Seorang Dokter di Amerika

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com—Lebih dari 2.200 mayat janin yang diawetkan secara medis ditemukan di sebuah properti milik seorang dokter yang melakukan prosedur aborsi yang belum lama ini meninggal dunia, kata kantor sheriff wilayah Will County dalam sebuah pernyataan.

Keluarga dan pengacara dari Ulrich Klopfer, yang wafat pada 3 September, menemukan 2.246 jasad janin yang diawetkan secara medis pada hari Kamis (12/9/2019) saat merambah properti pribadi milik dokter tersebut, lalu memberitahukan kantor koroner setempat, kata kantor sherrif.

“Pihak keluarga bekerja sama sepenuhnya dalam investigasi ini. Tidak ada bukti yang menunjukkan prosedur medis dilakukan di properti itu,” kata Sherrif Will County dalam pernyataan yang dirilis hari Jumat seperti dilansir Reuters Ahad (15/9/2019).

Will County terletak sekitar 45 mil (72 km) arah barat daya kota Chicago. Kantor Sherrif Will County dan koroner setempat tidak memberikan komentar ketika ditanyai hari Sabtu.

Kantor koroner menyita mayat-mayat janin yang diawetkan itu dan penyelidikannya masih berlangsung.

Klopfer melakukan prosedur aborsi selama puluhan tahun di tiga klinik di negara bagian Indiana, Amerika Serikat. Izin praktik medisnya dicabut oleh otoritas negara bagian itu pada 2016, karena melanggar persyaratan dokumentasi dan tidak memenuhi kewajiban memberikan perawatan layak, lapor koran South Bend Tribune ketika itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Anggota Parlemen Australia Protes Pidato Pauline Hanson Anti Islam

Anggota Parlemen Australia Protes Pidato Pauline Hanson Anti Islam

Wali Kota Kandahar, Ghulam Haidar Dibom

Wali Kota Kandahar, Ghulam Haidar Dibom

Imam Berceramah Politik di Masjid Akan Dipecat

Imam Berceramah Politik di Masjid Akan Dipecat

Pencurian Bensin di Jerman Kian Meningkat

Pencurian Bensin di Jerman Kian Meningkat

Ubah Peraturan Gereja, Paus Fransiskus Percepat Proses Pembatalan Pernikahan

Ubah Peraturan Gereja, Paus Fransiskus Percepat Proses Pembatalan Pernikahan

Baca Juga

Berita Lainnya