Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Tampung Migran Limpahan dari Libya, Rwanda Tak Dapat Uang dari Uni Eropa

Para migran diangkut truk di Libya.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Rwanda tidak mendapatkan uang dari Uni Eropa atas perannya menampung para migran Afrika yang meninggalkan pusat-pusat detensi Libya, kata menteri urusan pengungsi negara itu.

Menteri Germaine Kamayirese mengutarakan hal tersebut setelah menandatangani kesepakatan antara pemerintah Rwanda, lembaga urusan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Afrika soal kedatangan pengungsi Afrika yang dipindahkan dari Libya, yang akan tiba dalam pekan-pekan mendatang. Gelombang pertama terdiri dari 500 orang.

“Ini merupakan tindakan kemanusiaan, negara Afrika manapun seharusnya melakukan hal serupa. Saya tidak sepakat dengan mereka yang mengatakan bahwa Rwanda telah menerima uang dari berbagai pihak,” kata menteri wanita itu kepada para jurnalis di ibukota Kigali hari Selasa (10/9/2019 seperti dilansir BBC.

Beberapa tahun terakhir, Uni Eropa berhasil membuat kesepakatan dengan sejumlah negara guna mencegah migran mencapai pantai-pantainya.

Pada tahun 2016, Uni Eropa menandatangani kesepakatan dengan Turki berupa janji sokongan dana sebesar €6 miliar untuk kesediaan pemerintah Ankara menampung para pengungsi Suriah.

Kesepakatan serupa dibuat tahun 2017 dengan Niger, di mana migran yang sebelumnya ditahan di Libya akan ditempatkan di negara itu sambil menunggu proses pemulangan mereka negara asal. Uni Eropa menjanjikan dana pembangunan untuk Niger.

Empat tahun silam, Rwnada dikabarkan menandatangani kesepakatan untuk menampung para migran yang ditolak Israel, tetapi pemerintah tidak pernah mengkonfirmasi adanya kesepakatan itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pengusaha Penyokong Dana Genosida di Rwanda Diringkus di Prancis

Pengusaha Penyokong Dana Genosida di Rwanda Diringkus di Prancis

Rusia Luncurkan 26 Rudal ke Target Suriah dari Laut Kaspia

Rusia Luncurkan 26 Rudal ke Target Suriah dari Laut Kaspia

Tak Punya E-mail dan Ponsel PM India Tak Takut Disadap

Tak Punya E-mail dan Ponsel PM India Tak Takut Disadap

Pemuda Inggris Banyak yang Menganggur

Pemuda Inggris Banyak yang Menganggur

Lobi Yahudi Minta Jerman Larang Organisasi Islam

Lobi Yahudi Minta Jerman Larang Organisasi Islam

Baca Juga

Berita Lainnya