Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Bentrok Antaretnis, Sudan Pasang Status Darurat di Laut Merah

Wilayah Sudan, dan jalur pipa minyak Sudan Selatan ke Port Sudan di Laut Merah.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Status darurat diberlakukan Sudan di kawasan Laut Merah setelah terjadi bentrokan antaretnis yang menewaskan sedikitnya 16 orang.

Pemerintahan sementara yang baru di Sudan juga memecat gubernur negara bagian dan kepala keamanan setempat.

Tidak jelas apa yang menyebabkan terjadinya bentrokan, yang melibatkan Bani Amer dan kelompok-kelompok etnis Nuba di Port Sudan mulai hari Rabu (21/8/2019) sampai Sabtu (24/8/2019), lansir BBC Senin.

Untuk pertama kalinya senjata api dipergunakan dalam pertikaian antaretnis itu, yang menandakan adanya campur tangan dari dalam dan luar untuk mengobarkan konflik, kata pemerintah sementara Sudan dalam penyataannya.

Port Sudan merupakan ibukota negara bagian Laut Merah, yang juga jalur penting pelayaran nasional dan internasional. Kebanyakan perdagangan Sudan melewati pelabuhan itu, yang juga dipakai oleh negara Sudan Selatan untuk mengekspor minyaknya. Sudan Selatan yang memisahkan diri dari Sudan tidak memiliki pesisir pantai.

Sudan baru saja melewati krisis politik dengan ditandatanganinya kesepakatan pembagian kekuasaan militer-sipil, menyusul dilengserkannya Omar Al-Bashir dari kursi kepresidenan oleh militer.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

RI Minta DK-PBB Desak Israel Bongkar Pemukiman

RI Minta DK-PBB Desak Israel Bongkar Pemukiman

kedutaan besar turki

Turki Kecam Tindakan Kwartet Arab Pimpinan Saudi pada Persatuan Ulama Muslim Dunia

Supaya Dinilai Baik, Polisi Inggris Palsukan Statistik Kejahatan

Supaya Dinilai Baik, Polisi Inggris Palsukan Statistik Kejahatan

Muslim di Jerman Meningkat

Pelajar Muslim di Jerman Harus Mengikuti Kelas dan Peribadatan Katolik

Hamas dan Fatah Canangkan Rekonsiliasi Baru Palestina

Hamas dan Fatah Canangkan Rekonsiliasi Baru Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya