Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dituduh Korupsi Mantan Wapres Zimbabwe Phelekezela Mphoko Melarikan Diri

Robert Mugabe, Grace Mugabe, Phelekeleza Mphoko (kiri-kanan).
Bagikan:

Hidayatullah.com—Mantan wakil presiden Zimbabwe Phelekezela Mphoko dianggap sebagai pelarian setelah menghindar dari pemeriksaan petugas komisi antikorupsi.

Mphoko dijadwalkan hadir di kantor kepolisan untuk membuat pernyataan berkaitan tuduhan korupsi yang diarahkan kepadanya. Namun, dia justru melarikan diri dengan mobilnya, ketika petugas mendekati kendaraannya, lapor AFP hari Selasa (20/8/2019).

Pengacaranya mengatakan bahwa Mphoko takut ditahan dan diracun. Dia juga membantah melarikan diri, menyebut kata-kata itu terlalu “sensasional” untuk menggambarkan aksi yang dilakukannya.

Mphoko menduduki kursi wapres kedua saat Robert Mugabe menjabat presiden.

Dia tetap menduduki jabatan itu ketika Emmerson Mnangagwa menggantikan Mugabe pada November 2017 setelah dipaksa turun oleh militer. Namun, Mphoko dan Mnangagwa kemudian bertikai.

Menurut laporan koran Afrika Selatan Mail & Guardian yang dilansir BBC, Mphoko tergabung dalam faksi yang menginginkan istri Robert Mugabe, Grace, yang menjabat presiden dan bukannya Mnangagwa.

Zibusiso Ncube, pengacara Mphoko, mengatakan kepada BBC bahwa kliennya ingin memenuhi panggilan petugas. Namun, pada saat yang sama Mphoko khawatir akan keselamatan jiwanya, dia takut diracun.

Mphoko bukan “buronan” dan dia belum dikenai dakwaan apapun, kata Ncube.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Uskup Agung Rowan Williams Berbalik Dukung Homoseksual

Uskup Agung Rowan Williams Berbalik Dukung Homoseksual

Komandan Teroris Kristen Uganda LRA  Didakwa Memerintahkan Kanibalisme

Komandan Teroris Kristen Uganda LRA Didakwa Memerintahkan Kanibalisme

Nilai Zakat Saudi Mencapai SR1 Trilyun

Nilai Zakat Saudi Mencapai SR1 Trilyun

Bokek, AS Tak Sanggup Tanggung NATO

Bokek, AS Tak Sanggup Tanggung NATO

Erdogan: Bashar Pemimpin Teroris, Bunuh Satu Juta Warganya

Erdogan: Bashar Pemimpin Teroris, Bunuh Satu Juta Warganya

Baca Juga

Berita Lainnya