Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Sejumlah Rusa di Nara Park Jepang Mati karena Makan Plastik

Rusa Sika di Nara Park, Jepang.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Sembilan ekor rusa di Nara Park, Jepang, mati dalam kurun empat bulan setelah memakan sampah plastik, kata kelompok peduli lingkungan.

Nara Deer Preservation Foundation (NDPF) mengatakan mereka menemukan kantong plastik dan pembungkus makanan dalam jumlah banyak di dalam perut 9 dari 14 rusa yang mati antara bulan Maret dan Juni, lansir BBC Rabu (10/7/2019).

Salah satu rusa di dalam lambungnya ditemukan plastik seberat lebih dari 4 kilogram.

Nara, sebuah tempat wisata populer di kalangan pelancong, merupakan rumah bagi 1.200 rusa yang berkeliaran bebas. Rusa-rusa Sika tersebut termasuk kekayaan alam nasional Jepang, sehingga dilindungi hukum.

Kebanyakan rusa Sika berkumpul di Nara Park, di mana juga terdapat kuil-kuil dan tempat pemujaan. Pengunjung diperbolehkan memberikan makanan berupa biskuit bebas gula yang dibuat khusus tanpa bungkus plastik. Akan tetapi, sepertinya tidak sedikit pengunjung yang memberikan makanan lain kepada rusa-rusa liar itu.

Rie Maruko dari NDPF mengatakan kepada kantor berita Kyodo bahwa pengunjung sering membuang bungkus makanan dan kantong plastik di pulau itu. Rusa-rusa kemudian mengendusnya dan mengiranya makanan lalu mengkonsumsi sampah-sampah tersebut.

Lewat Twitter, NDPF mengunggah foto gumpalan plastik yang ditemukan di dalam lambung salah satu rusa yang mati. Diduga rusa tersebut mati karena kekurangan nutrisi setelah lambungnya dipenuhi dengan plastik.

Hari Rabu (10/7/2019) orang-orang bergotong-royong memunguti sampah yang tercecer di lokasi wisata alam itu, sampah plastik seberat 31 kilogram berhasil dikumpulkan.

Pemerintah daerah Nara berencana untuk menyelidiki kasus kematian rusa-rusa itu, dan akan memasang papan-papan peringatan berupa tulisan dan ilustrasi tentang bahaya memberikan makanan yang belum mendapatkan persetujuan kepada rusa-rusa liar itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Kasus Pemerkosaan Terjadi di Lingkungan Militer AS

Ribuan Kasus Pemerkosaan Terjadi di Lingkungan Militer AS

Belgia Ikut AS Tarik Pasukan di Afghanistan

Belgia Ikut AS Tarik Pasukan di Afghanistan

Pembunuhan Qadhafi Bisa Jadi Kejahatan Perang

Pembunuhan Qadhafi Bisa Jadi Kejahatan Perang

Najib Razak Diadili, Kajakgung Malaysia: Tak Seorang Pun di Atas Hukum

Najib Razak Diadili, Kajakgung Malaysia: Tak Seorang Pun di Atas Hukum

SekulerTunisia Bentuk Partai Baru Tandingi Islamis

SekulerTunisia Bentuk Partai Baru Tandingi Islamis

Baca Juga

Berita Lainnya