Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Internasional

Pemerintah Bostwana Gugat Dekriminalisasi Homoseksual

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemerintah Bostwana akan mengajukan gugatan banding atas keputusan dekriminalisasi hubungan seks sesama jenis oleh Pengadilan Tinggi, kata pihak kejaksaan.

Bulan lalu,  pengadilan mencabut undang-undang peninggalan era kolonial yang menghukum hingga tujuh tahun penjara pelaku hubungan seksual sesama jenis, dengan alasan peraturan itu tidak sesuai konstitusi.

Keputusan Pegadilan Tinggi itu dipandang sebagian pihak sebagai langkah maju perbaikan hak-hak LGBT di Afrika.

Akan tetapi Jaksa Agung Abraham Keetshabe mengatakan para hakim membuat kekeliruan.

“Saya telah membaca keseluruhan keputusan setebal 132 halaman itu dan saya berpendapat Pengadilan Tinggi salah dalam pengambilan kesimpulan,” kata Keetshabe dalam pernyataan hari Jumat (5/7/2019) seperti dilansir BBC.

Dia menmbahkan bahwa pihaknya akan membawa kasus itu ke Pengadilan Banding. Namun, dia tidak menjelaskan apa dasar tuntutan bandingnya.

Keputusan Pengadilan Tinggi bulan lalu itu diambil secara bulat oleh majelis yang terdiri dari tiga hakim.

Angola, Mozambique dan Seychelles beberapa tahun terakhir menghapuskan undang-undang anti-homoseksual.

Namun, masih banyak negara di Afrika yang mempidanakan hubungan seksual sesama jenis. Nigeria, Sudan, Somalia dan Mauritania bahkan menerapkan pidana mati.

Pada bulan Mei, Pengadilan Tinggi Kenya menentang pencabutan undang-undang yang melarang hubungan seks sesama jenis.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ikhwan Ancam Gerakkan Demo Menentang Dewan Penasehat

Ikhwan Ancam Gerakkan Demo Menentang Dewan Penasehat

Bela Manny Pacquiao, Gereja Katolik Sebut Injil Larang Perkawinan Sejenis

Bela Manny Pacquiao, Gereja Katolik Sebut Injil Larang Perkawinan Sejenis

PBB Laporkan Penyiksaan Tahanan di Penjara Afghanistan

PBB Laporkan Penyiksaan Tahanan di Penjara Afghanistan

Organisasi Islam di Mesir Berkoalisi Bantu Somalia

Organisasi Islam di Mesir Berkoalisi Bantu Somalia

Bos Uber: Pasar di Amerika Tidak Menguntungkan

Bos Uber: Pasar di Amerika Tidak Menguntungkan

Baca Juga

Berita Lainnya