Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Personel Militer Rombongan G20 Presiden Brazil Kedapatan Bawa Kokain 39 Kilogram

Pesawat kepresidenan Brazil.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang personel militer Brazil, yang ditugaskan menemani Presiden Jair Bolsonaro dalam perjalanan pulang dari pertemuan G20 di Tokyo, ditangkap di Spanyol setelah ditemukan kokain seberat 39 kg dalam bagasinya, kata pihak kepolisian.

Anggota militer Brazil itu ditangkap saat mampir di Sevilla hari Selasa (25/6/2019). Narkoba tersebut ditemukan dalam tiga tas, yang diperiksa polisi sementara pesawat beristirahat sebelum melanjutkan penerbangan ke Tokyo. Presiden Bolsonaro berada di pesawat berbeda ketika itu.

Wakil Presiden Hamilton Mourao mengatakan kepada awak media di Brasilia hari Selasa bahwa pria tersebut diberi tugas untuk tetap berada di Spanyol dan diperintahkan naik ke pesawat presiden ketika rombongan Bolsonaro kembali ke Brazil dari Tokyo.

“Jelas sekali, melihat jumlah narkoba yang dibawanya, dia tidak membelinya di pojokan dan membawanya begitu saja, betul? Dia bekerja sebagai bagal (penyelundup, red). Bisa dibilang, bagal yang berkualifikasi sangat baik,” kata Mourao seperti dilansir Euronews.

Lewat Twitter, Presiden Bolsonaro mengatakan bahwa dia sudah diberitahu perihal penangkapan itu oleh menteri pertahanan dan memerintahkan “kerja sama segera dengan pihak Kepolisian Spanyol.”

Pernyataan dari Kementerian Pertahanan Brazil mengatakan, “Kami sedang menyelidiki fakta-faktanya dan meluncurkan pemeriksaan oleh kepolisian militer.”*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pakistan Serahkan Permohonan Pinjaman Darurat pada IMF

Pakistan Serahkan Permohonan Pinjaman Darurat pada IMF

Jerman Selidiki 30.000 Tersangka Jaringan Pedofil Online

Jerman Selidiki 30.000 Tersangka Jaringan Pedofil Online

Menkes Polandia: Rayakan Natal dan Tahun Baru di Rumah Saja

Menkes Polandia: Rayakan Natal dan Tahun Baru di Rumah Saja

Ukraina Larang Gorbachev Masuk karena Dukung Invasi Rusia di Krimea

Ukraina Larang Gorbachev Masuk karena Dukung Invasi Rusia di Krimea

Pemain Anggar Amerika Kecam Retorika Donald Trump yang Anti-Muslim

Pemain Anggar Amerika Kecam Retorika Donald Trump yang Anti-Muslim

Baca Juga

Berita Lainnya