Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

London Minta Islamabad Teken Perjanjian Pemulangan Ribuan Migran Pakistan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemerintah Inggris meminta Pakistan agar menandatangani perjanjian yang akan memungkinkan pemulangan ribuan migran Pakistan yang visanya sudah melewati batas, kata Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi.

Qureshi mengatakan dia belum lama ini mendiskusikan perihal perjanjian itu dengan Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid.

“Kami sudah memulai dialog tentang hal ini,” kata Qureshi dalam konferensi pers di Pakistan High Commission di London hari Selasa (18/6/2019) seperti dilansir RT.

“Ini akan membantu mereka yang benar-benar mengajukan visa. Ini akan membantu warga Pakistan,” imbuhnya.

Qureshi juga mengatakan bahwa perjanjian ekstradisi juga diperlukan antara Pakistan dan Inggris, yang disebutnya sebagai salah satu “kendala terbesar” bagi kedua negara.

Hubungan antara pemerintah Inggris dan Pakistan menegang sejak musim panas 2018 ketika Inggris, dengan alasan tidak ada perjanjian ekstradisi, menolak untuk mendeportasi mantan menteri keuangan Pakistan Ishaq Dar yang diburu aparat hukum terkait kasus korupsi.

Inggris merupakan negara Eropa dengan migran asal Pakistan terbanyak yaitu sekitar 1,2 juta pemukim legal. Pada saat yang sama tidak sedikit orang Pakistan yang masih berada dan tinggal di Inggris tanpa visa, yang jumlahnya saat ini tidak diketahui pasti.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Akan Ada Serangan Besar, Iraq Minta Warga Tinggalkan Kota Ramadi

Akan Ada Serangan Besar, Iraq Minta Warga Tinggalkan Kota Ramadi

Iran Terus Bergolak: Tiga Aparat Keamanan Ditikam, Internet Dimatikan

Iran Terus Bergolak: Tiga Aparat Keamanan Ditikam, Internet Dimatikan

Penerbit Jepang akan Merilis Buku Berisi Kartun Nabi Muhammad Buatan Charlie Hebdo

Penerbit Jepang akan Merilis Buku Berisi Kartun Nabi Muhammad Buatan Charlie Hebdo

Zionis Kini Juga Menggaji Rabi Non-Orthodoks

Zionis Kini Juga Menggaji Rabi Non-Orthodoks

Anggota Freemason Selandia Baru Berkurang

Anggota Freemason Selandia Baru Berkurang

Baca Juga

Berita Lainnya