Meski Suka Koleksi Rakyat Swiss Setujui UU Kepemilikan Senjata Api Diperketat

Meski Suka Koleksi Rakyat Swiss Setujui UU Kepemilikan Senjata Api Diperketat

Terkait

Hidayatullah.com–Rakyat Swiss termasuk yang gemar memiliki senjata api, tidak berbeda jauh dengan orang Amerika Serikat, tetapi mereka tidak keberatan menyesuaikan peraturan di negaranya dengan Uni Eropa yang lebih ketat. Kenapa?

Hasil awal perhitungan resmi menunjukkan 63,7% pemilih mendukung undang-undang kepemilikan senjata api Uni Eropa yang baru, termasuk kontrol yang lebih ketat terhadap senjata api semiotomatis. Mayoritas semua pemilih di wilayah canton yang ada di Swiss mendukung peraturan baru itu, kecuali satu wilayah canton Ticino di selatan Swiss yang warganya banyak berbahasa Italia, lansir DW Ahad (18/5/2019).

Meskipun Swiss bukan negara anggota Uni Eropa, para pemilih diberitahu bahwa mereka harus mengadopsi UU persekutuan itu jika tidak ingin Swiss dikecualikan dari sistem perbatasan terbuka Eropa Schengen dan Dublin Accord soal penanganan aplikasi suaka.

Swiss merupakan negara dengan tingkat kepemilikan senjata tertinggi di kawasan Eropa Barat, menurut Graduate Institute of International and Development Studies yang berbasis di Jenewa. Lebih dari 27% populasi Swiss memiliki senjata api, kata lembaga riset itu.

Berdasarkan UU baru, senpi semiotomatis berkapasitas magasin tinggi akan dimasukkan dalam daftar “terlarang”.

Para kolektor dan atlet olahraga menembak masih diperbolehkan membeli senapan jenis itu, tetapi mereka harus melewati prosedur yang lebih rumit sebelum memperoleh “exceptional authorization”.

Klub-klub peminat senjata api di Swiss dan Partai Rakyat Swiss (SPV) menolak UU yang lebih ketat tersebut.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !