Kelompok Bersenjata New IRA Mengaku Membunuh Jurnalis Irlandia

Kelompok Bersenjata New IRA Mengaku Membunuh Jurnalis Irlandia

Terkait

Hidayatullah.comPolisi mengatakan bahwa mereka sudah menangkap seorang wanita berusia 57 tahun dengan menggunakan undang-undang terorisme, setelah kelompok bersenjata New IRA mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Lyra McKee.

Penangkapan dilakukan sehari stelah polisi melepaskan dua pria tanpa tuduhan apapun dan beberapa jam setelah kelompok bersenjata New IRA mengaku salah seorang anggotanya menembak mati McKee di kota Londonderry (Derry) hari Kamis (18/4/2019), lapor koran The Irish News seperti dilansir DW Selasa (23/4/2019).

McKee berdiri dekat sejumlah petugas kepolisian ketika para disiden dari kalangan pro-kemerdekaan Irlandia bentrok dengan polisi di distrik Creggan di Londonderry, Irlandia Utara.

Dalam pernyataannya New IRA mengatakan bahwa kematian Lyra McKee merupakan kejadian tragis yang terjadi ketika mereka sedang beraksi melakukan serangan terhadap musuh, sementara jurnalis itu berdiri dekat dengan pasukan musuh.

“IRA mengutarakan permintaan maaf dengan sepenuh hati kepada para mitra, keluarga dan teman-teman Lyra McKee atas kematiannya,” kata New IRA.

Kelompok New IRA, yang dibentuk pada tahun 2012, menuding polisi memprovokasi mereka sehingga terjadi kerusuhan sebelum terjadi serangan bersenjata di mana McKee menemui ajalnya.

Kelompok itu menolak kesepakatan Good riday 1998, yang mengakhiri tiga dekade konklik sektarian di Irlandia Utara yang menewaskan lebih dari 3.600 orang.

New IRA (New Irish Republican Army) merupakan kelanjutan dari kelompok IRA, yang dikenal sebagai tentara pembebasan Irlandia Utara. Pemerintah London menyebut IRA sebagai kelompok teroris yang ingin memerdekakan wilayah Irlandia Utara dari Kerajaan Inggris Raya.*

Rep: Ama Farah

Editor:

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !