Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Saudi Kecam AS Akui Dataran Tinggi Golan Bagian ‘Israel’

AFP/Getty Images
Seorang tentara 'Israel' di tank Merkava selama latihan militer di Dataran Tinggi Golan yang dicaplok 'Israel' pada 12 Februari 2019.
Bagikan:

Hidayatulllah.com– Arab Saudi mengecam pengakuan Presiden AS Donald Trump atas wilayah Dataran Tinggi Golan yang dicaplok oleh ‘Israel’ sebagai wilayah kedaulatannya, sebuah pernyataan oleh Saudi Press Agency berbunyi pada awal Selasa ini, Reuters melaporkan.

“Upaya-upaya untuk menerapkan ‘fait accompli’ (frasa bahasa Prancis yang biasa digunakan untuk menggambarkan tindakan yang diselesaikan sebelum yang terkena dampaknya berada dalam posisi untuk menanyakan atau membalikkannya**) tidak mengubah fakta,” pernyataan itu mengatakan.

Dalam pernyataan itu dikatakan Dataran Tinggi Golan adalah “tanah Arab Suriah yang diduduki sesuai dengan resolusi internasional yang relevan”.

“Itu akan memiliki efek negatif yang signifikan dalam proses perdamaian Timur Tengah dan keamanan serta stabilitas wilayah,” lanjutnya.

Baca: Indonesia Tolak Pengakuan Dataran Tinggi Golan Bagian ‘Israel’

Trump, yang mendapat kunjungan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington, menandatangani sebuah proklamasi pada Senin yang secara resmi memberikan pengakuan AS atas Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah ‘Israel’.

‘Israel’ merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam Perang Timur Tengah 1967 dan mencaploknya pada tahun 1981, langkah yang tidak diakui secara internasional.

Laporan Saudi Press Agency menyebut deklarasi pada Senin itu sebagai pelanggaran yang jelas terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.* Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

China: Bersepatu Gucci Dalai Lama Mengecoh Dunia

China: Bersepatu Gucci Dalai Lama Mengecoh Dunia

[Video] Inilah Kumandang Al-Quran di Aya Sofia Setelah 85 Tahun

[Video] Inilah Kumandang Al-Quran di Aya Sofia Setelah 85 Tahun

Aljazair Minta Prancis Meminta Maaf atas Penjajahan Masa Lalu

Aljazair Minta Prancis Meminta Maaf atas Penjajahan Masa Lalu

Menlu Inggris sebut China Lakukan Pelanggaran Mengerikan terhadap Etnis Muslim Uighur

Menlu Inggris sebut China Lakukan Pelanggaran Mengerikan terhadap Etnis Muslim Uighur

Afghanistan Bela Pakistan Jika Perang dengan AS

Afghanistan Bela Pakistan Jika Perang dengan AS

Baca Juga

Berita Lainnya