Senin, 5 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Polisi Sita Uang Palsu $20 Juta dari Barclays Bank Cabang Nairobi

Bagikan:

Hidayatullah.com–Polisi di Kenya mengatakan pihaknya menangkap enam orang setelah menyita uang palsu bernilai $20 juta lebih dari Barclays Bank cabang Nairobi.

Dilansir BBC Rabu (20/3/2019), “Uang palsu dalam pecahan 100 dolar itu didapat dari ruang penyimpanan bank tersebut,” kata Directorate of Criminal Investigation (DCI) lewat akun resminya di Twitter dengan menyertakan gambar tumpukan uang dalam safe box.

Di antara enam orang yang ditangkap hari Selasa itu diduga pemilik kotak uang tersebut, seorang investor “palsu” dan dua pejabat bank, kata DCI.

Dalam pernyataannya, pihak Barclays Bank mengatakan bahwa seorang nasabahnya pemilik personal safe deposit di cabangnya di Queensway dicegat oleh petugas kepolisian di kantor cabang itu.

Nasabah tersebut “menyembunyikan uang palsu di dalam deposit box-nya secara melanggar ketentuan dan regulasi bank,” kata Barclays seraya menambahkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan pihak berwenang dalam kasus itu.

Barclays Bank merupakan bank yang berbasis di Inggris. Sejak pendiriannya di tahun 1690 hingga sekarang, bank tersebut dan perusahaan afiliasinnya berkali-kali tersangkut skandal dan kasus-kasus besar, mulai dari perbudakan hingga pencucian uang, termasuk penipuan oleh karyawannya sehingga perusahaan bangkrut.*

Rep: Ama Farah
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Menderita MS Tariq Ramadan Diizinkan Keluar Tahanan

Menderita MS Tariq Ramadan Diizinkan Keluar Tahanan

Abul Futuh: Dekrit Mursy Dianulir, Oposisi Sukses

Abul Futuh: Dekrit Mursy Dianulir, Oposisi Sukses

Hasina Pertahankan Islam Agama Negara Bangladesh

Hasina Pertahankan Islam Agama Negara Bangladesh

UEFA Larang FC Shakhter Jagal Domba Sebelum Tanding

UEFA Larang FC Shakhter Jagal Domba Sebelum Tanding

[Video] Pamer Jeep Mercedes Sewaan, Gaya Mewah Perayaan Kelulusan Agen Mata-Mata Rusia

[Video] Pamer Jeep Mercedes Sewaan, Gaya Mewah Perayaan Kelulusan Agen Mata-Mata Rusia

Baca Juga

Berita Lainnya