Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

OKI Menggelar Pertemuan Darurat Pasca Serangan Teror Masjid Selandia Baru

Pertemuan OKI di Istanbul/@oic_oci
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekretariat Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) hari Selasa (20/03/2019) mengadakan pertemuan darurat terbuka yang akan dihadiri Komite Eksekutif Menteri Luar Negeri di Istanbul, Turki, pada 22 Maret 2019, untuk membahas serangan teroris terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Rencana pertemuan ini muncul atas permintaan Turki, yang dijadwalkan pada 22 Maret di Istanbul dan akan dihadiri oleh para menteri luar negeri Komite Eksekutif OKI.

Pertemuan tersebut datang atas permintaan Turki, Ketua KTT Islam dan Komite Eksekutif. Komite Eksekutif terdiri dari KTT Islam Troika (Turki, Mesir dan Gambia) Dewan Menteri Luar Negeri Troika (Uni Emirat Arab, Bangladesh dan Niger), markas OKI (Kerajaan Arab Saudi) dan Sekretaris Jenderal OKI,  tulis akun resmi OKI.

Sekretaris Jenderal OKI, Dr. Yousef A. Al-Othaimeen (Yusuf al-Uthaymeen) akan meninjau kembali upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang ancaman Islamofobia dan perang melawan terorisme, serta upaya yang dilakukan untuk melindungi dan mendukung komunitas Muslim di seluruh dunia.

Setidaknya 50 Muslim terbunuh ketika seorang pria bersenjata menembaki jemaah selama shalat Jumat di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood di Christchurch, Selandia Baru.

Empat tersangka – tiga pria dan satu wanita – telah ditahan, sementara satu tersangka lainnya dibebaskan.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Korsel Akan Mengurangi Jumlah Tentaranya Menjadi 500.000 Pada 2022

Korsel Akan Mengurangi Jumlah Tentaranya Menjadi 500.000 Pada 2022

Haram Berbuka Puasa karena Berolah Raga

Haram Berbuka Puasa karena Berolah Raga

Raja Abdullah Peroleh “Medali Perdamaian” UNESCO

Raja Abdullah Peroleh “Medali Perdamaian” UNESCO

Tidak Aman, Pengungkap Dugaan Korupsi Presiden Jacob Zuma Tinggalkan Afsel

Tidak Aman, Pengungkap Dugaan Korupsi Presiden Jacob Zuma Tinggalkan Afsel

Pemerintah Amerika Tutup, Pegawainya Disangui Burger

Pemerintah Amerika Tutup, Pegawainya Disangui Burger

Baca Juga

Berita Lainnya