Penyiar Fox News Serang Anggota Kongres karena Hijab

Pirro dengan Fox News sedang mencoba menggunakan Islamofobia untuk membuat orang Amerika takut pada Omar

Penyiar Fox News Serang Anggota Kongres  karena Hijab
Ilhan Omar dan Jeanine Pirro

Terkait

Hidayatullah.com– Jeanine Pirro, seorang penyiar Fox News, pada hari Sabtu (9/3), menyerang anggota kongres berdarah Somalia, Ilhan Omar terkait jilbab yang dipakainya.

“Apakah kepatuhannya pada doktrin Islam ini mengindikasikan kepatuhannya pada hukum Syariah, yang dengan sendirinya bertentangan dengan Konstitusi Amerika Serikat?”

Rolling Stone mengatakan dalam situs webnya bahwa Pirro dengan Fox News sedang mencoba menggunakan Islamofobia untuk membuat orang Amerika takut pada Omar, karena mantan hakim itu mencoba menghubungkan jilbab Omar dengan hukum syariah, yang katanya “bertentangan dengan Konstitusi AS”.

Sementara Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) hari Ahad menyerukan agar Pirro dipecat karena serangannya ini.

“Ekspresi fanatik agama yang terbuka dan tidak-Amerika seperti itu harus ditolak oleh media mana pun yang bahkan mencari kredibilitas,” kata Direktur Eksekutif Nasional CAIR, Nihad Awad.

Baca: 2 Wanita Muslim hampir Pasti Memenangkan Kursi Kongres 

“Jeanine Pirro harus dipecat, dan Fox News harus meminta maaf kepada pemirsa yang melihatnya.”

https://twitter.com/existentialfish/status/1104567449784123393

Namun juru bicara Fox tidak merespons permintaan komentar. Namun, seorang stafFox News melawan pernyataan Pirro.

Hufsa Kamal, seorang produser untuk acara “Special Report with Bret Baier” Fox, menulis twit, “@JudgeJeanine bisakah Anda berhenti menyebarkan narasi yang salah bahwa Muslim membenci Amerika dan wanita yang menggunakan hijab tidak cukup Amerika? Ada orang-orang Muslim yang bekerja di jaringan TV yang sama dengan Anda, termasuk saya.”

Komentar Pirro ini bukan yang pertama dari sikap Islamophobia yang disiarkannya.

Baca:  Lobi ‘Israel’ Terekam Mengakui Uang Pengaruhi Washington

Pada Juli 2016, dia menyerukan “percakapan tentang pengawasan di masjid,” dan pada Februari 2017, dia membela larangan perjalanan yang dikeluarkan Presiden Donald Trump yang menargetkan negara-negara mayoritas Muslim.

“Ini tentang Joe Schmo Muhammad, yang tidak memiliki pemeriksaan dari negara lain bahwa – di mana mereka berjanji untuk mengirim orang dan jihadis untuk membunuh kita,” tuduhnya.

Sebagaimana diketahui, Ilhan Omar adalah anggota kongres beragama Islam dan berdarah Somalia. Wanita yang mengenakan hijab ini merupakan salah satu dari dua anggota kongres Muslim pertama dalam sejarah Amerika Serikat (AS).

Baca:  AIPAC : Lobi “Jahat” di Gedung Putih 

Bulan Pebruari lalu, ia menjadi bintang di panggung politik Washington karena kritik pedasnya terhadap Israel yang membuat banyak tokoh dan politisi Amerika Serikat marah.

Omar telah memicu kemarahan para politisi dari kedua kubu menyebut pelobi pro-Israel memengaruhi politisi AS untuk mendukung negara Yahudi.

Omar telah lama menjadi pengkritik kebijakan Palestina Israel, dan seorang pendukung gerakan Boikot-Divestasi-Sanksi (BDS) di Amerika Serikat yang mengutuk kebijakan-kebijakan pemerintah Israel.

Sebagai contoh, ia mempertanyakan kenapa tindakan para pendukung Israel “untuk mendorong aliansi dengan negara asing” bisa diterima. Sebagai tanggapan atas twit jurnalis Glenn Greenwald tentang politisi yang mendukung Israel, Omar menjawab, bahwa yang membayar para politisi Amerika yang pro-Israel, adalah AIPAC!, kelompok pelobi pro-Israel yang dikenal memperngaruhi Gedung Putih.*

Rep: Ahmad

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !