Serbia Beri Lampu Hijau Pembangunan Pipa Gas Turkish Stream

Serbia Beri Lampu Hijau Pembangunan Pipa Gas Turkish Stream

Terkait

Hidayatullah.com–Regulator energi Serbia memberikan lampu hijau untuk pembangunan jalur pipa gas Turkish Stream yang akan mengalirkan gas Rusia ke Turki serta kawasan selatan dan tenggara Eropa.

“Pada tanggal 5 Maret Badan Energi Republik Serbia telah membuat keputusan final dan merespon secara positif terhadap pernyataan [perusahaan] Gastrans untuk implementasi proyek tersebut,” kata Menteri Pertambangan dan Energi Serbia Aleksandar Antic hari Kamis (7/4/2019) seperti dilansir RT. Dia menambahkan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan proyek Turkish Stream atau TurkStream itu akan dimulai pada bulan April.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Serbia Aleksandar Vucic menegaskan perlunya pelaksanaan proyek pipa gas itu dalam rapat dengan Wakil PM Rusia Yuri Borisov di Beograd.

Gastrans adalah perusahaan yang bertanggung jawab memasang pipa-pipa gas dari Bulgaria ke Hungaria. Gastrans merupakan perusahaan yang sahamnya dimiliki South Stream Serbia yang berbasis di Swiss. Perusahaan di Swiss itu 51 persen sahamnya dimiliki Gazprom (perusahaan negara Rusia), sisanya 49 persen dipegang perusahaan Serbia Srbijagas.

Pemerintah Rusia dan Turki secara resmi menyetujui proyek Turkish Stream pada Oktober 2016. Proyek itu mencakup pembangunan dua jalur pipa dengan kapasitas 31,5 miliar meter kubik gas pertahun. Cabang pipa pertama akan mengalirkan gas Rusia langsung ke Turki, cabang pipa kedua meneruskan gas itu dari Turki ke perbatasan Turki-Eropa guna menjangkau para pelanggan di Eropa.

Proyek itu dibangun sebagai alternatif South Stream yang mengular melalui Bulgaria, yang membatalkan pembangunannya karena mendapat tekanan dari Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Hari Kamis, Menlu Serbia Ivica Dacic mengatakan bahwa dirinya berharap Turkish Stream tidak bernasib sama dengan South Stream.

“Sepengetahuan kami, pembangunan seksi dari perbatasan Bulgaria ke perbatasan Serbia sedang digarap di semua level, dan kami berharap proyek itu tidak akan bernasib sama seperti pendahulunya, dan tidak ada negara yang akan menarik diri dari proyek tersebut,” kata Dacic kepada para reporter dalam konferensi pers bersama Borisov.*

Rep: Ama Farah

Editor:

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !