Amerika Tempatkan Misi Diplomatiknya untuk Palestina di Bawah Kedubes untuk Israel

Amerika Tempatkan Misi Diplomatiknya untuk Palestina di Bawah Kedubes untuk Israel
Papan Kedutaan AS di Baitul Maqdis (Yerusalem).

Terkait

Hidayatullah.com—Amerika Serikat tutup konsulatnya di Yerusalem dan mengubahnya menjadi unit misi diplomatik untuk Palestina yang berada di bawah Kedutaan AS untuk Israel.

Penggabungan konsulat AS dengan kedutaannya di Yerusalem menjadi misi diplomatik tunggal itu diumumkan pada pada hari Senin (4/3/2019).

“Keputusan ini didorong oleh upaya global kami untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari hubungan dan operasi diplomatik kami,” kata jubir Departemen Luar Negeri AS Robert Palladino dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW.

“Hal tersebut tidak mengisyaratkan perubahan kebijakan AS soal Yerusalem, Tepi Barat, atau Jalur Gaza,” imbuhnya.

Presiden AS Donald Trump pada bulan Desember 2017 mengeluarkan keputusan yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan pada 14 Mei 2018 meresmikan pemindahan kedudukan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kemudian pada 18 Oktober 2018, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan rencana merger antara Konsulat AS dan Kedubes AS di Yerusalem sebagai satu misi, yang resmi berlaku mulai hari Senin pertama Maret 2019.

Gedung yang dipakai sebagai kantor Kedutaan Besar AS di Yerusalem itu adalah gedung yang sama yang dipakai sebagai kantor Konsulat AS yang menangani hubungan diplomatik dengan Palestina.

Selama puluhan tahun misi diplomatik tertinggi AS untuk Palestina hanya sampai pada tingkat konsulat saja.

Setelah Kedubes AS berkantor di tempat itu, Konsulat AS dilebur alias ditiadakan. Pekerjaan-pekerjaan diplomatik berkaitan dengan Palestina sekarang akan dilakukan oleh sebuah unit urusan Palestina yang berada di bawah komando Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Israel.

Penggabungan Konsulat AS dengan Kedutaan AS itu berarti saluran-saluran diplomatik dengan Gaza dan Tepi Barat sekarang akan ditangani oleh Dubes AS untuk Israel David Friedman, seorang diplomat yang sejak lama mendukung pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan pengkritik keras dan vokal terhadap para pemimpin Palestina.*

Rep: Ama Farah

Editor:

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !