Presiden Sudan Nyatakan Negaranya Dalam Keadaan Darurat

Presiden Sudan Nyatakan Negaranya Dalam Keadaan Darurat
Presiden Sudan Omar Al-Bashir.

Terkait

Hidayatullah.com—Presiden Omar Al-Bashir menyatakan negara Sudan dalam keadaan darurat, membubarkan pemerintahan dan memecat semua gubernur kepala daerah.

Presiden Bashir mengumumkan hal tersebut dalam pidatonya kepada rakyat yang disiarkan di televisi. Tak lama kemudian dia menempatkan sejumlah pejabat dari militer sebagai kepala-kepala wilayah negara bagian, lapor BBC Sabtu (23/2/2019).

Sebelumnya, Badan Keamanan Nasional dan Intelijen Sudan mengatakan Omar Al-Bashir akan meletakkan jabatannya. Sebagaimana diketahui, menyusul kenaikan harga roti dan bahan bakar minyak tahun lalu, sampai saat ini rakyat Sudan turun ke jalan untuk memprotes pemerintah.

Dalam pidatonya, Bashir meminta parlemen menunda amandemen konstitusi yang akan memungkinkan dirinya kembali mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu mendatang. Dia juga mengatakan bahwa demonstrasi-demonstrasi yang digelar merupakan upaya untuk mengusik stabilitas negara.

“Saya mengumumkan keadaan darurat di seluruh penjuru negeri selama satu tahun,” kata Presiden Omar Al-Bashir.

Beberapa jam setelah pengumuman itu, Presiden Bashir mengeluarkan dua dekrit menunjuk para pejabat militer dan keamanan sebagai kepala pemerintahan di 18 provinsi yang ada.

Sementara itu kantor berita AFP melaporkan bahwa para penyelenggara demonstrasi bersumpah akan terus melakukan aksi protes sampai Omar Al-Bashir meninggalkan kursi kepresidenan.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !