Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ramai Dikunjungi Wisatawan, Kolombia Hancurkan Rumah Raja Narkoba Pablo Escobar

Apartemen Monako, salah satu rumah raja narkba Pablo Escobar, sebelum dihancurkan.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kolombia menghancurkan sebuah gedung apartemen yang terkenal sebagai bekas tempat tinggal raja narkoba Pablo Escobar dengan ledakan terkontrol, hari Jumat (22/2/2019), setelah tempat itu banyak dikunjungi wisatawan.

“Apartemen Monako”, demikian sebutan untuk gedung itu, merupakan rumah tempat tinggal Escobar di tahun 1980-an. Rumah itu menjadi simbol kejahatan, kata Federico Gutierrez, wali kota Medellin, kepada para jurnalis seperti dikutip Reuters.

Gutierrez mengeluh bahwa bangunan berlantai 8 itu menjadi tujuan para turis menikmati “tur-narkoba”, yang mengajak pengunjung berkeliling ke tempat-tempat bersejarah berkaitan dengan kasus dan perdagangan narkoba.

Para pengkritik mengatakan bahwa tur itu mengagungkan kekerasan narkoba era 1980-an, ketika ribuan orang Kolombia terbunuh akibat kriminalitas yang berkaitan dengan benda haram tersebut.

Escobar terbunuh pada Desember 1993 dalam operasi gabungan Kolombia-Amerika Serikat.

Pemerintah kota berencana membangun sebuah taman dan museum peringatan untuk menggantikan bangunan terbengkalai yang dihancurkan hanya dalam waktu 3 detik tersebut.

“Ini artinya bahwa sejarah tidak lagi ditulis demi mengenang pelaku kejahatan, melainkan untuk mengenang para korbannya,” kata Presiden Ivan Duque yang hadir dalam acara penghancuran gedung itu, sebelum terbang ke perbatasan Venezuela untuk menghadiri konser amal.

“Apartemen Monaco” selamat dari serangan bom mobil tahun 1987 ketika peperangan antara kartel narkoba Medellin dan Cali sedang panas-panasnya. Di gedung itu pula Escobar menyimpan koleksi mobil-mobil antiknya.

Gedung tersebut diambil alih oleh pemerintah Kolombia pada tahun 1990 dan sempat menjadi kantor tambahan untuk Kejaksaan Agung.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

India Peringatkan Warga akan Antibiotik Mengandung Racun Tikus

India Peringatkan Warga akan Antibiotik Mengandung Racun Tikus

Coronavirus Terdeteksi di Kamp Migran Terbesar di Yunani

Coronavirus Terdeteksi di Kamp Migran Terbesar di Yunani

Komnas HAM Malaysia Tegas Menolak Perkawinan Sejenis

Komnas HAM Malaysia Tegas Menolak Perkawinan Sejenis

Obama Sebut Perang AS Tidak Melawan Islam

Obama Sebut Perang AS Tidak Melawan Islam

New York Larang Rokok Elektrik di Dalam Ruangan

New York Larang Rokok Elektrik di Dalam Ruangan

Baca Juga

Berita Lainnya