Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Jerman Sebut Ikhwanul Muslimin ‘Gerakan Damai’

ABC
Anggota Ikhwanul Muslimin yang dipenjara Rezim Al Sisi di Mesir
Bagikan:

Hidayatullah.com —Pemerintah Jerman mengatakan Ikhwanul Muslimin (Al Ikhwan al Muslimun) adalah “gerakan damai” dan organisasi sosial dan politik tertua yang berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat di negara-negara tempat mereka berada.

Pernyataan ini datang dalam penjelasan untuk penyelidikan yang diposting oleh anggota komite kebijakan luar negeri dan internal dari partai sayap kanan alternatif untuk partai Jerman di parlemen.

Kementerian dalam negeri Jerman menjelaskan bahwa tujuan Ikhwanul Muslimin adalah untuk membangun masyarakat yang ideal berdasarkan Al-Quran dan Sunnah dan alasan mereka dituntut dan bahkan dilikuidasi oleh beberapa rezim Arab adalah karena kurangnya kebebasan publik dan pihak oposisi di sana.

Baca: Ikhwanul Muslimin Tak Akan Pernah Mati 

Kementerian menambahkan bahwa beberapa rezim Arab memandang Ikhwanul Muslim sebagai pesaing, kutip Middle East Monitor (MEMO).

Pemerintah Jerman mengatakan bahwa Kelompok Islam Jerman adalah organisasi Muslim yang dekat dengan Ikhwanul Muslimin yang berupaya melalui politik dan dialog untuk menjadi mitra strategis pemerintah Jerman.

Baca:  Ikhwanul Muslimin Peringati ’90 Tahun Memberi’ 

Pemerintah menegaskan bahwa Ikhwanul Muslimin adalah gerakan damai, yang jauh dari kekerasan terutama di negara-negara dengan rezim otoriter seperti Mesir dan Suriah.

Gerakan Ikhwanul Muslimin sangat ditakui Negara-negara Teluk yang masih otoriter.

Menurut kementerian, organisasi tersebut memiliki sekitar 1.400 anggota di Jerman.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tahun 2019 Migran yang Menyeberang ke Eropa dari Turki Bertambah

Tahun 2019 Migran yang Menyeberang ke Eropa dari Turki Bertambah

Pelaku Pedofil Ternyata  Bebas di Gereja Katolik Roma

Pelaku Pedofil Ternyata Bebas di Gereja Katolik Roma

Komisi Investigasi AS Tak Temukan Bukti Iraq dan Al-Qaidah

Komisi Investigasi AS Tak Temukan Bukti Iraq dan Al-Qaidah

Demonstran Maroko Tuntut Kebebasan Lebih

Demonstran Maroko Tuntut Kebebasan Lebih

Husni Mubarak Secara Klinis Tak Bernyawa

Husni Mubarak Secara Klinis Tak Bernyawa

Baca Juga

Berita Lainnya