Libanon Ungkap Detail Penangkapan Agen Mossad dalam Upaya Pembunuhan yang Gagal

Hussein Batou diduga bekerja dengan Mossad sejak 2014, ditangkap Libanon setelah upaya pembunuhan terhadap pemimpin Hamas

Libanon Ungkap Detail Penangkapan Agen Mossad dalam Upaya Pembunuhan yang Gagal
Hussein Ahmed Batou (Battu) yang diduga telah bekerja sama dengan Mossad (PIC)

Terkait

Hidayatullah.com–Pihak berwenang Libanon berhasil mengungkap informasi mengenai peran agen Mossad yang ditangkap di negara itu pada Januari setelah keterlibatannya dalam sebuah upaya pembunuhan ‘Israel’ terhadap seorang pemimpin Hamas, kutip Middle East Monitor.

Libanon telah menangkap seseorang yang mereka tuduh sebagai agen Mossad di kota Sidon, Libanon, dan ditemukan memiliki sejumlah besar perangkat elektronik yang diduga disediakan oleh badan intelejen ‘Israel’ tersebut, jaringan TV Libanon MTV melaporkan.

Hussein Ahmed Batou (Battu) yang diduga telah bekerja sama dengan Mossad ditangkap oleh pihak berwenang Libanon setelah upaya pembunuhan yang terjadi di Libanon terhadap seorang pemimpin Hamas, Mohamed Hamdan.

Baca:   “Sidik Jari” Mossad dalam Pembunuhan Para Cendekiawan Muslim

Menurut PIC,  mengutip pernyataan militer Lebanon, ia ditangkap pada 21 Januari 2019 di daerah Sharhabilitasi area Kota Sidon.

Misi Hussein Ahmed Battu, adalah memantau dan mengumpulkan informasi tentang seorang pejabat Hamas, Mohamed Hamdan sebelum upaya yang gagal untuk membunuhnya pada 14 Januari 2018 dengan meledakkan mobilnya.

Namun Hamdan berhasil selamat dari upaya pembunuhan terhadapnya  yang menggunakan bom mobil.

Baca:  Bagaimana Mossad Lakukan Operasi Pembunuhan 

Menurut pernyataan militer, tahanan itu mengaku bekerja sebagai mata-mata untuk aparat intelijen Israel, Mossad, sejak 2014 dan bahwa ia bertemu dengan para penangannya di luar Libanon dan menerima dari mereka peralatan yang ia gunakan untuk memantau pejabat Hamas.

Dia juga mengakui bahwa dia mulai memantau Hamdan pada musim panas 2017 dan memberikan informasi yang diperlukan kepada penangannya yang mengarah pada hari ketika kelompok lain ditugaskan oleh Mossad untuk membunuh sang target.

MTV menambahkan bahwa Batou ditugaskan oleh Mossad untuk mengawasi Hamdan, bersama dengan dua agen ‘Israel’ lain dan mengumpulkan informasi mengenainya sebanyak mungkin.

Selain itu dia juga ditugaskan untuk memastikan tidak ada barang bukti yang tersisa setelah upaya pembunuhan gagal. Dia kemudian melarikan diri dari Libanon dengan paspor asing dan kembali atas perintah Mossad.

Selain keterlibatannya dalam upaya pembunuhan Hamdan. Battau juga melaksanakan tugas lain untuk Mossad seperti pengawasan elektronik. Agen itu memegang  gelar master dalam bidang teknik komunikasi, dan sebelumnya bekerja untuk perusahaan komunikasi di Libanon. */Nashirul Haq AR

 

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !