Perampok Bank BNP Paribas Beraksi Lewat Pipa Selokan

Perampok Bank BNP Paribas Beraksi Lewat Pipa Selokan
Perampokan bank BNP Paribas Fortis di ANtwerp dilakukan lewat pipa selokan.

Terkait

Hidayatullah.com—Para detektif di kota Antwerp, Belgia, merambah selokan bawah tanah untuk mencari petunjuk setelah gerombolan perampok menggunakan pipa limbah bawah tanah itu untuk masuk ke dalam bank sebelum kabur tanpa meninggalkan jejak.

Investigasi awal menunjukkan para pencuri memulai aksinya dari sebuah bangunan di seberang BNP Paribas Fortis Ahad dini hari (3/2/2019). Mereka kemudian membuat terowongan sepanjang 4 meter untuk menghubungkannya dengan salurah limbah yang berada di bawah tanah.

Dari sana sepertinya para bandit tersebut merangkak melewati pipa selokan, yang dikabarkan hanya berdiameter 40cm, sebelum menggali terowongan sepanjang 4 meter lagi dan muncul di tengah-tengah ruang besi bank tersebut.

Polisi pertama kali mengetahui perampokan itu ketika petugas keamanan bank menyalakan alarm hari Ahad petang.

Dilansir The Guardian Senin (4/2/2019), BNP Paribas menolak memberikan komentar berapa banyak yang diambil para perampok nekat itu. Sejumlah lemari besi yang ada di sana kabarnya sudah dibuka.

Sebuah bangunan yang terletak di seberang bank di Nerviersstraat digeledah polisi setelah aparat menemukan terowongan kedua yang mengarah ke gedung tersebut. Polisi menanyai seseorang yang tidak disebutkan namanya.

Warga sekitar pertama kali mengetahui kejadian di distrik pusat kota Antwerp itu ketika polisi mengungkap terowongan sempit di Nerviersstraat hari Ahad petang.

Seorang wanita di jalan sebelahnya mengatakan kepada koran Het Nieuwsblad bahwa dia mendengar banyak suara hentakan dari jalan di dekatnya selama beberapa hari sebelum peristiwa itu.

“Kami saat ini belum mengetahui siapa pelakunya,” kata Roger Moorthamer, jubir kepolisian federal.

Bank yang dirampok itu lokasinya tidak jauh dari pusat penjualan berlian di jantung kota Antwerp, di mana pada tahun 2003 terjadi pencurian perhiasan bernilai lebih dari $100 juta. Perampokan berlian itu dijuluki “pencurian abad ini”.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !