Warga Yunani Tak Terima Nama Negara Republik Makedonia Utara

Warga Yunani Tak Terima Nama Negara Republik Makedonia Utara

Terkait

Hidayatullah.com—Ribuan orang di Yunani bentrok dengan aparat kepolisian di jalan-jalan ibukota Athena perihal kesepakatan negaranya dengan negara tetangga Republik Makedonia perihal nama baru negara tersebut, lapor Euronews Ahad (20/1/2019).

Belum lama ini pemerintah Makedonia menyetujui nama barunya Republik Makedonia Utara agar mereka tidak ditentang Yunani untuk bisa bergabung dengan Uni Eropa dan NATO.

Namun, rupanya banyak warga Yunani yang menentang nama tersebut dengan alasan “Makedonia adalah Yunani.”

Puluhan orang bertopeng berusaha dengan paksa menutup gedung parlemen dengan melemparkan batu. Polisi anti huru-hara berupaya membubarkan mereka dengan menembakkan gas air mata.

Sebagian pengunjuk rasa melemparkan bom molotov dan batu ke arah polisi.

Sementara itu pada saat yang sama sekitar 60 ribu orang berdemonstrasi dengan damai di Lapangan Syntagma, di luar parlemen.

Warga Yunani dari seluruh kekuatan partai politik merasa berhak ikut menentukan nama negara tetangga yang menggunakan kata Makedonia.

Kami berhak atas referendum perihal nama negara tetangga kami, tidak seperti apa yang dikatakan perdana menteri,” kata seorang wanita peserta unjuk rasa seperti dilansir Euronews.

Bagi orang Makedonia ini berarti darah sudah ditumpahkan,” kata seorang demonstran lain. “Kami sebagai orang Makedonia tidak menghibahkan nama itu walau hanya satu huruf karena nama ini sangat sakral.”*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !