Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

OPCW Setuju Melarang Agen Saraf Novichok

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pengamat dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) akan melarang agen saraf yang dirancang Soviet yang disebut Novichok,  digunakan dalam serangan tahun lalu di Salisbury, Inggris dalam daftar racun yang dilarang.

Anggota negara mengatakan bahwa total 41 anggota dalam pengambilan keputusan dengan OPCW mengadopsi proposal bersama oleh Amerika Serikat, Belanda dan Kanada.

Baca:  OPCW Sebut Ada Penggunakan Gas Klorin dalam Serangan di Douma

Mereka sepakat untuk menambahkan ‘dua jenis bahan kimia berbahaya termasuk agen saraf yang digunakan di Salisbury,’ kata Duta Besar Kanada untuk agensi, Sabine Nolke di Twitter.

“Rusia telah meninggalkan perjanjian itu, tetapi tidak keberatan dengan keputusan itu,” katanya dikutip Reuters.

Baca:  Gas Saraf Novichok Pernah Dipakai Membunuh Bankir di Moskow

Sebelumnya, sekutu Barat memerintahkan pengusiran besar-besaran diplomat Rusia sebagai tanggapan atas serangan terhadap mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia di Salisbury pada bulan Maret.

Pemerintah Inggris mengatakan intelijen militer Rusia diketahui GRU telah meracuni Skripal dengan Novichok, Moskow membantah terlibat.

Namun, keputusan OPCW yang dibuat hari ini bersifat rahasia dan tidak ada informasi terperinci tentang hal itu, kutip Reuters.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ikuti Jejak CIA, Agen Mossad direkrut dari Kampus

Ikuti Jejak CIA, Agen Mossad direkrut dari Kampus

Aparat Malaysia Disibukkan Menjamurnya  Kawin Kontrak

Aparat Malaysia Disibukkan Menjamurnya Kawin Kontrak

Konfirmasi Militer: Tidak Ada Serangan Rudal di Pangkalan Militer Suriah

Konfirmasi Militer: Tidak Ada Serangan Rudal di Pangkalan Militer Suriah

Pendeta Katolik di Jerman Mencabuli Ribuan Anak

Pendeta Katolik di Jerman Mencabuli Ribuan Anak

Blair Dituduh Bohongi Publik

Blair Dituduh Bohongi Publik

Baca Juga

Berita Lainnya