Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Perusahaan Minyak Prancis Total Suap Pejabat dan Putra Presiden Iran

Bendera Iran dan perusahaan migas Total, yang sahamnya juga dimiliki Qatar.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pengadilan di Paris memerintahkan perusahaan minyak asal Prancis Total membayar denda 500.000 euro karena menyuap pejabat-pejabat publik Iran.

Pengadilan menuduh Total mengeluarkan uang 26 juta euro untuk menyuap pejabat-pejabat Iran dengan tujuan mendapatkan akses ke ladang minyak Parsi Selatan. Uang suap dibayarkan antara tahun 2000 dan 2004, lapor RFI Jumat (21/12/2018).

Dalam persidangan diungkap bahwa uang tersebut dilaporkan sebagai pembayaran ke sebuah perusahaan konsultan. Namun, pada kenyataannya uang dipakai untuk menyuap pejabat-pejabat negeri Syiah tersebut.

Teheran Teken Kontrak dengan Total dan CNPC Garap Ladang Gas Milik Iran-Qatar

Sebagian besar uang dibayarkan kepada Medhi Rafsanjani, putra Presiden Iran Hashemi Rafsanjani.

Medhi Rafsanjani ketika itu menjabat direktur beberapa anak perusahaan dari Iranian National Oil Company. Perusahaan itu mencapai kesepakatan dengan Total perihal penambangan minyak di blok Parsi Selatan pada September 1997.

Dalam pembelaannya Total berdalih pembayaran uang tersebut perlu dilakukan untuk memastikan perusahaan Prancis mendapat hak eksplorasi minyak di sana. Lebih lanjut Total mengatakan bahwa karena pembayaran dilakukan di luar wilayah Prancis, maka kasus itu tidak dapat diproses oleh pengadilan Prancis.

Akan tetapi pengadilan menolak pembelaan itu dan menjatuhkan hukuman simbolis berupa denda 500.000 euro.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

SBY Terima Penghargaan World Statesman Award 2013

SBY Terima Penghargaan World Statesman Award 2013

Anak Nakal,  Negara Ikut Bingung!

Anak Nakal, Negara Ikut Bingung!

206 Juta Dolar Digelontorkan untuk Promosi Kebencian terhadap Muslim AS

206 Juta Dolar Digelontorkan untuk Promosi Kebencian terhadap Muslim AS

Dr. Az Zuhaili Wafat, Syeikh Ali Jum’ah Sangat Kehilangan

Dr. Az Zuhaili Wafat, Syeikh Ali Jum’ah Sangat Kehilangan

Umrah Dibuka dengan Kuota 250 Ribu Jama’ah untuk Warga Saudi Mulai 18 Oktober

Umrah Dibuka dengan Kuota 250 Ribu Jama’ah untuk Warga Saudi Mulai 18 Oktober

Baca Juga

Berita Lainnya