Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

Anggota Parlemen Prancis Setuju Larangan Orangtua Pukul Anak

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Anggota perlemen Prancis secara bulat sepakat meloloskan rancangan undang-undang yang akan melarang orangtua memukul anaknya.

RUU perihal “hukuman fisik dan penghinaan” itu bertujuan untuk memastikan tidak ada orangtua yang melaksanakan otoritas parentalnya dengan kekerasan. RUU itu selanjutnya akan digodok di Senat.

Para pegiat yang mendukung RUU itu mengatakan 85% orangtua di Prancis mempraktekkan hukuman fisik terhadap anak-anaknya.

Upaya sebelumnya untuk mempidanakan pemukulan terhadap anak di rumah menemui kegagalan, meskipun praktek semacam itu sudah lama dilarang di sekolah-sekolah seantero Prancis.

Anggota parlemen meloloskan RUU itu dengan 51 suara mendukung dan 1 suara menolak hari Jumat pagi (30/11/2018) setelah berdebat semalaman, lansir BBC.

Seperti kebanyakan negara Eropa, Prancis mempidanakan tindak kekerasan terhadap anak, tetapi pada saat yang sama orangtua boleh mendisiplinkan anak dengan level rendah.

Seberapa rendah tindakan disiplin yang dimaksud atau apakah hal tersebut merupakan tindak kekerasan yang bisa dipidanakan, keputusannya diserahkan kepada hakim –dan sering kali hal ini mengundang kontroversi.

Pekan lalu, empat orang anggota dari satu keluarga ditangkap setelah seorang bocah lelaki berusia 9 tahun dipukuli hingga tewas di kota Mulhouse. Sumber kepolisian setempat mengatakan kepada media lokal bahwa si anak menolak mengerjakan pekerjaan rumahnya sehingga ,dipukuli dengan gagang sapu.

Apabila RUU itu diloloskan Senat, maka Prancis menjadi negara ke-55 yang melarang dan mempidanakan hukuman fisik terhadap anak, lapor AFP.*

Rep: Ama Farah
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Abu Dhabi Art Dimeriahkan oleh 50 Galeri Seni

Abu Dhabi Art Dimeriahkan oleh 50 Galeri Seni

Perusahaan Pembuat Drone ‘Israel’ Kembali Menjadi Sasaran Para Aktivis di Inggris pada Peringatan Balfour

Perusahaan Pembuat Drone ‘Israel’ Kembali Menjadi Sasaran Para Aktivis di Inggris pada Peringatan Balfour

ICG Bela Ikhwanul Muslimin Mesir

ICG Bela Ikhwanul Muslimin Mesir

Banyak Wanita Liberia Tidak Layak Fisik Masuk Tentara

Banyak Wanita Liberia Tidak Layak Fisik Masuk Tentara

Skuad Polwan Malaysia Berjilbab Rapi Bantu Masyarakat, Kapan Indonesia?

Skuad Polwan Malaysia Berjilbab Rapi Bantu Masyarakat, Kapan Indonesia?

Baca Juga

Berita Lainnya