Pertemuan Afghanistan dan Taliban di Moskow Berakhir

Pertemuan Afghanistan dan Taliban di Moskow Berakhir
BBC

Terkait

Hidayatullah.com–Pada putaran kedua perundingan Moskow soal Afghanistan yang berakhir di Ibu Kota Rusia, pemerintah Afghanistan dan Taliban masih tampak bersengketa dan tidak mungkin bernegosiasi tanpa terobosan baru.

Para peserta pertemuan berfokus pada peluncuran dialog langsung anter-Afghanistan yang bertujuan untuk menstabilkan negara dan “sepakat untuk berkonsultasi dalam kerangka mekanisme ini,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia setelah pertemuan tersebut sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Din Mohammad Azizullah, kepala delegasi pemerintah Afghanistan, membenarkan bahwa dia “melakukan pembicaraan singkat” dengan anggota Taliban saat makan siang, yang tampak sebagai pembicaraan “ramah”.

Namun Sher Mohammad Abbas Stanikzai, pemimpin kelompok Taliban, menegaskan kembali bahwa pihaknya saat ini tidak menganggap pemerintah di Kabul sebagai pemerintahan yang sah.

“Pemerintah ini tidak mewakili rakyat Afghanistan, jadi kami menolak berhubungan langsung dengan mereka sebelum masalah dengan AS terpecahkan. Oleh karena itu, kami akan berbicara dengan Amerika, terutama tentang penarikan pasukan,” kata dia.

“Kami bertemu dengan pihak Amerika di meja perundingan dan meminta mereka untuk meninggalkan Afghanistan. Namun, tentu saja, sejauh ini pada negosiasi tahap awal kami belum mencapai kesepakatan,” katanya.

Baca: Perundingan Afghanistan dan Taliban Dimulai di Moskow

Pembicaraan tingkat tinggi pertama

Pertemuan itu menandai pembicaraan langsung tingkat tinggi pertama antara pemerintah Afghanistan dan Taliban.

Konferensi ini digelar di tingkat wakil menteri luar negeri dan perwakilan khusus terkait.

Di awal konferensi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pertemuan itu bermaksud untuk mencari jalan menuju rekonsiliasi nasional di Afghanistan.

Sebelum pertemuan, Habiba Sarabi, anggota delegasi Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, mengatakan bahwa pemerintah Afghanistan datang ke Moskow untuk berbicara dengan Taliban.

“Harapan kami adalah berbicara dengan anggota Taliban pada pertemuan ini,” kata dia.

Dia menambahkan: “Kami datang ke sini untuk solusi politik. Kami menghargai upaya negara manapun yang mencoba berkontribusi untuk perdamaian Afghanistan.”

Baca: Afghanistan: Sekjen NATO Kembali Tawarkan Dialog ke Taliban 

Afghanistan desak pembicaraan tanpa prasyarat

Pemerintah Afghanistan dan perwakilan Taliban membuat pernyataan terpisah pada bagian akhir konferensi.

Eshan Taheri, delegasi Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, mengatakan bahwa Kabul siap untuk pembicaraan langsung dengan Taliban tanpa prasyarat.

“Kami menegaskan kepada mereka [perwakilan Taliban] bahwa kami siap untuk bernegosiasi tanpa syarat. Kami meminta mereka untuk menentukan tanggal dan tempat untuk pembicaraan langsung itu,” kata dia.

Pertemuan di Moskow membantu mengarahkan kondisi ke pembicaraan langsung ini, tambah dia.

Sementara itu, juru bicara Taliban Mohammed Suhail Shaheen menekankan bahwa penarikan pasukan asing sangat penting untuk proses perdamaian Afghanistan.

Dia juga membantah laporan pengiriman senjata Rusia ke Taliban.

Baca:  Taliban Jamin Masa Depan Cerah jika Amerika Keluar dari Afghanistan

Stanikzai Pimpin delegasi Kabul

Kabul mengirimkan lima anggota delegasi ke Moskow, yang dipimpin oleh Azizullah, wakil ketua Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan, dengan juru bicara Habiba Sarabi.

Duta Besar Afghanistan untuk Rusia Qayum Kochai bergabung dengan kelompok ini di Moskow.

Juru bicara Taliban Mohammed Suhail Shaheen menolak untuk mengatakan berapa jumlah delegasi mereka, namun lima perwakilan Taliban hadir di meja bundar di ruang konferensi, dan sebelumnya, hingga sembilan orang tampak.

Stanikzai, kepala Kantor Politik Taliban, memimpin delegasi itu.

Baca: Perang di Afghanistan, Sebuah “Perang Sumber Daya Alam”

Delegasi Afghanistan dan Taliban berada di antara meja bundar Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Igor Morgulov, yang memimpin pertemuan atas nama negara sebagai tuan rumah.

Utusan Presiden Rusia untuk Afghanistan Zamir Kabulov membantu Morgulov menengahi konferensi tersebut.

Para diplomat dari tujuh negara memberikan pidato selama pertemuan, yaitu Wakil Menteri Luar Negeri Pakistan Muhemmed Aejaz, pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Iran untuk Asia Barat Rasul Eslami, Utusan Khusus Tiongkok untuk Afghanistan Deng Xijun, Wakil Deputi Pertama Kazakhstan Mukhtar Tleuberdi, Wakil Menteri Luar Negeri Kyrgyzstan Nurlan Abdrahmanov, Deputi Menteri Luar Negeri Tajikistan Zohir Ozod Saidzoda, dan Wakil Menteri Luar Negeri Uzbekistan Ismatulla Irgashev.*

Rep: Ahmad

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !