Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Gelar Aksi #WorldWithoutWalls, Komunitas Global Seru Tembok Zionis Diruntuhkan

MEMO/Rebecca Stead
Instalasi tembok pemisah di Tepi Barat terjajah, Palestina, karya artis street art Banksy dipamerkan pada acara World Travel Market, di London, Rabu (06/11/2018)
Bagikan:

Hidayatullah.com–Guna memperingati Global Day of InterAction, sejumlah organisasi dan aktivis pembebasan Palestina menggelar kampanye bertajuk #WorldWithoutWalls di sejumlah negara, Jumat (09/11/2018).

Hari yang bertepatan dengan runtuhnya Tembok Berlin, yang juga mengakhiri ketegangan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet pada Perang Dingin itu dijadikan simbol perlawanan komunitas internasional terhadap tembok Apartheid di Palestina.

Salah satu inisiator gerakan, Palestinian Cultural Organization Malaysia (PCOM) menjelaskan, tujuan digelarnya kampanye tersebut bermaksud untuk menyerukan pembebasan rakyat Palestina dari blokade Zionis. Khususnya di sejumlah wilayah terjajah seperti Tepi Barat dan Gaza.

“Tagar yang kami buat berupa #worldwithoutwalls menggambarkan nasib rakyat di Palestina dan di berbagai belahan dunia yang terkepung oleh kekuatan (penjajah) yang membatasi ruang gerak mereka,” ujar Ketua PCOM Muslim Imran kepada INA News Agency, Jumat (09/11/2018).

Baca:  ICJ Minta Israel Hancurkan Tembok Pemisah

Aktivis asal Tepi Barat terjajah itu berharap Indonesia juga dapat turut serta dalam kampanye global #WorldWithoutWalls yang juga digelar di sejumlah negara.

Menurutnya, Indonesia memiliki suara yang cukup berpengaruh di tataran internasional, khususnya di Asia Tenggara. Terlebih, dengan sejarah perjuangan dalam mengusir penjajah, maka Indonesia seharusnya memiliki alasan kuat untuk turut serta menyuarakan pembebasan Palestina dari cengkeraman penjajah Zionis.

“Kami berharap Indonesia mendukung campaign ini dan juga ikut memperingati hari solidaritas internasional untuk Palestina bersama komunitas internasional,” ucap Muslim.

Dari benua Amerika di Meksiko, Argentina, dan AS, lalu ke Eropa di Berlin, London, Grenoble (Prancis), Brussels, beranjak ke Asia di Putrajaya, India dan Thailand, mereka menyuarakan diruntuhkannya tembok penghalang yang menyesakkan ruang gerak bangsa Palestina.

Baca: Israel Mulai Bangun Penghalang Laut di Perbatasan Laut Gaza

Di pusat Kota London, street artist yang dikenal dengan julukan Banksy secara mengejutkan menyertakan karyanya pada acara World Travel Market. Sontak instalasi tembok pemisah di Tepi Barat dengan listrasi dua bocah bersayap itu menghebohkan pengunjung.

Sementara di Argentina, personil grup Pink Floyd, Roger Waters, tampil pada festival yang digelar oleh BDS Argentina.

Peringatan Global Day of InterAction di Putrajaya

Aksi tidak selalu dilakukan dengan berdemonstrasi turun ke jalan. Tetapi bisa juga melalui literasi situasi dan ilmu yang benar mengenai negeri para Nabi tersebut.

Sementara di Putrajaya, Malaysia, digelar pameran foto yang menampilkan dampak tembok Apartheid di Palestina. Di antaranya orang-orang yang terpisahkan dari sanak famili, serta anak-anak yang terhalangi pergi ke sekolah—karena bangunannya dibuldozer atau tak diizinkan melewati pos pemeriksaan.* (Syahrain/INA)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Al Ikhwan:”Khilafah adalah Impian Kami”

Al Ikhwan:”Khilafah adalah Impian Kami”

Perhimpunan Muslim Tiongkok Rayakan Idul Adha

Perhimpunan Muslim Tiongkok Rayakan Idul Adha

Beroperasi 24 Jam TV Muslim Rusia Tidak Dibiayai Pemerintah

Beroperasi 24 Jam TV Muslim Rusia Tidak Dibiayai Pemerintah

Sengketa Masjid di Milan

Sengketa Masjid di Milan

Horor, Staf Medis Kabur Lihat Mayat Hidup Kembali!

Horor, Staf Medis Kabur Lihat Mayat Hidup Kembali!

Baca Juga

Berita Lainnya