Sabtu, 25 September 2021 / 17 Safar 1443 H

Internasional

Angola Usir 180.000 Migran

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sedikitnya 180.000 orang warga Kongo telah melintasi perbatasan dengan Angola sejak 1 Oktober 2018, kebanyakan menuju kota Kamako, di mana mereka tinggal di kamp-kamp tidak resmi dalam kondisi menyedihkan. Demikian dikonfirmasi oleh pihak berwenang setempat.

Jumlah sesungguhnya kemungkinan lebih besar, sebab Republik Demokratik Kongo dan Angola berbatasan sepanjang 300 kilometer.

Kebanyakan dari migran asal Kongo mengatakan mereka diusir dari Angola meskipun memiliki izin tinggal. Sejumlah laporan yang belum dapat dikonfirmasi bahkan menyebutkan tidak sedikit migran yang diperlakukan secara kejam dan bahkan dibunuh oleh pasukan Angola.

Alasan mengapa Angola mengambil tindakan keras semacam itu belum diketahui, lapor BBC Ahad (14/10/2018).

Selama bertahun-tahun migran asal Kongo tinggal di Angola, di mana mereka menggali tanah untuk mencari batu berlian di pertambangan berskala kecil.

Diduga tndakan keras Angola terhadap para migran itu berkaitan dengan upaya pemerintah untuk menguasai sepernuhnya industri pertambangan di negaranya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Parade Anti Homo di Warsawa

Parade Anti Homo di Warsawa

Amerika dan Sekutu Cari Suaka untuk Qadhafi

Amerika dan Sekutu Cari Suaka untuk Qadhafi

Israel Kembali Ancam Serang Iran

Israel Kembali Ancam Serang Iran

Kerusuhan Lagi di Myanmar, Muslim Ketakutan

Kerusuhan Lagi di Myanmar, Muslim Ketakutan

Perusahaan Turki Garap Stasiun Kereta Haramain

Perusahaan Turki Garap Stasiun Kereta Haramain

Baca Juga

Berita Lainnya