Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Angola Usir 180.000 Migran

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sedikitnya 180.000 orang warga Kongo telah melintasi perbatasan dengan Angola sejak 1 Oktober 2018, kebanyakan menuju kota Kamako, di mana mereka tinggal di kamp-kamp tidak resmi dalam kondisi menyedihkan. Demikian dikonfirmasi oleh pihak berwenang setempat.

Jumlah sesungguhnya kemungkinan lebih besar, sebab Republik Demokratik Kongo dan Angola berbatasan sepanjang 300 kilometer.

Kebanyakan dari migran asal Kongo mengatakan mereka diusir dari Angola meskipun memiliki izin tinggal. Sejumlah laporan yang belum dapat dikonfirmasi bahkan menyebutkan tidak sedikit migran yang diperlakukan secara kejam dan bahkan dibunuh oleh pasukan Angola.

Alasan mengapa Angola mengambil tindakan keras semacam itu belum diketahui, lapor BBC Ahad (14/10/2018).

Selama bertahun-tahun migran asal Kongo tinggal di Angola, di mana mereka menggali tanah untuk mencari batu berlian di pertambangan berskala kecil.

Diduga tndakan keras Angola terhadap para migran itu berkaitan dengan upaya pemerintah untuk menguasai sepernuhnya industri pertambangan di negaranya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Terus Persenjatai Militer Myanmar

Israel Terus Persenjatai Militer Myanmar

Al Qaradhawi Ucapkan Selamat Atas Kemenangan AKP

Al Qaradhawi Ucapkan Selamat Atas Kemenangan AKP

Pesawat Presiden Serbia Nyaris Jatuh karena Tumpahan Kopi

Pesawat Presiden Serbia Nyaris Jatuh karena Tumpahan Kopi

Wanita Tuli dan Bisu Jadi Korban Israel

Wanita Tuli dan Bisu Jadi Korban Israel

“TKW Terkaya di Dunia” Dapat Warisan Rp 275 Miliar

“TKW Terkaya di Dunia” Dapat Warisan Rp 275 Miliar

Baca Juga

Berita Lainnya