Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Al-Shabab Klaim Bunuh 5 Mata-Mata, 1 Dari Inggris

Kelompok Al-Shabab Somalia.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kelompok Al-Shabab mengatakan pihaknya telah membunuh lima orang pria yang dituduhnya melakukan aksi mata-mata, salah satunya dari Inggris.

Dilansir BBC Rabu (10/10/2018), menurut sebuah website tentang jihad pria tersebut mengakui memberikan informasi ke dinas intelijen Inggris perihal para suporter Al-Shabab yang bermukim di Inggris.

Kelima pria tersebut, berusia antara 22 dan 36 tahun, dieksekusi di depan publik dengan cara ditembak pada hari Selasa di sebuah daerah yang dikuasai kelompok militan itu.

Seorang lainnya disebut-sebut bekerja untuk pemerintah Somalia.

Orang itu diduga telah menempelkan sebuah alat pelacak di salah satu mobil dari konvoi kendaraan Al-Shabab. Alat pelacak itu yang kemudian membantu pesawat-pesawat tanpa awak Amerika Serikat dalam serangan udaranya.

Al-Shabab mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa tiga dari pria yang dieksekusi tersebut adalah mata-mata yang bekerja untuk Amerika Serikat yang membantu mengarahkan drone Paman Sam dalam serangan udara di Somalia.

Pemerintah Inggris, Amerika Serikat dan Somalia belum berkomentar perihal kabar tersebut, lapor BBC..

Identitas tersangka mata-mata Inggris itu belum dikonfirmasi, meskipun sebelumnya disebutkan dia warga negara Inggris.

Ini bukan pertama kalinya Al-Shabab membunuh orang-orang yang ditudingnya sebagai mata-mata.

Pada Desember 2017, Al-Shabab membunuh lima laki-laki –salah satunya remaja belasan tahun– yang dituduhnya melakukan spionase untuk pemerintah Amerika Serikat dan Kenya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid Maubeuge Prancis Dicorat-coret Anti-Islam

Masjid Maubeuge Prancis Dicorat-coret Anti-Islam

Qadhafi Sesali Mundurnya Ben Ali

Qadhafi Sesali Mundurnya Ben Ali

AS Yakin Muslim India Lebih Banyak dari Angka Sensus

AS Yakin Muslim India Lebih Banyak dari Angka Sensus

Surat Lawas Bicara, Vatikan Lambat Tangani Pencabulan

Surat Lawas Bicara, Vatikan Lambat Tangani Pencabulan

Pesepakbola MacBeth Sibaya: Rasisme di Afsel Lebih Buruk Dibanding Rusia

Pesepakbola MacBeth Sibaya: Rasisme di Afsel Lebih Buruk Dibanding Rusia

Baca Juga

Berita Lainnya