Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Amerika Serikat Tetapkan Tujuh Aparat Intelijen Militer Rusia Tersangka Peretasan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Departemen Kehakiman Amerika Serikat menetapkan tujuh aparat intelijen militer Rusia sebagai tersangka peretasan organisasi-organisasi antidoping internasional.

Pengumuman perihal dakwaan itu disampaikan hari Kamis (4/10/2018) di Washington. Di dalamnya disebutkan bahwa dinas intelijen militer Rusia (GRU) menarget badan-badan antidoping yang mendukung larangan atlet-atlet Rusia bertanding di tingkat internasional dan mengecam program pemberian doping Rusia kepada para atletnya, lapor Associated Press.

Menurut pihak kejaksaan, pihak Rusia juga menarget sebuah perusahaan listrik bertenaga nuklir di Pennsylvania dan Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW).

Sebelumnya pada hari yang sama Menteri Pertahanan Belanda Ank Bijleveld mengumumkan bahwa pada bulan April mereka berhasil mengacaukan upaya peretasan yang dilakukan intelijen Rusia atas OPCW.

Menurut kepala dinas intelijen militer Belanda MIVD, empat warga Rusia ditangkap bersama perlengkapan spionase di sebuah hotel dekat markas besar OPCW di Den haag pada 10 April.

Ketika itu, OPCW sedang bekerja memverifikasi identitas zat yang digunakan dalam serangan atas mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, Inggris.

Kempat orang Rusia itu ditangkap tiga hari kemudian dan diekstradisi ke Rusia, menurut direktur MIVD Mayjen Onno Eichelsheim. Keempat orang itu berencana pergi ke sebuah laboratorium di Spiez, Swiss, yang digunakan OPCW guna menganalisis sampel-sampelnya.

Dubes Rusia untuk Belanda sudah dipanggil oleh kementerian luar negeri guna memberikan penjelasan, kata Bijleveld.

Sekjen NATO Jens Stoltenberg lewat akun resminya di Twitter berkata, “NATO berdiri dalam solidaritas bersama Belanda dan Inggris dalam masalah serangan-serangan siber Rusia terhadap OPCW.”

Bulan September lalu, OPCW mengkonfirmasi bahwa zat yang menewaskan warga Inggris Dawn Sturgess, 44, di Amesbury, adalah racun saraf Novichok yang sama yang dipakai untuk meracuni Skripal.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Amerika Pikir-Pikir untuk Menambah Jumlah Pasukan di Afganistan

Amerika Pikir-Pikir untuk Menambah Jumlah Pasukan di Afganistan

Mesir Mengesahkan UU Melindungi Perwira Militer Dari Tuntutan Kudeta

Mesir Mengesahkan UU Melindungi Perwira Militer Dari Tuntutan Kudeta

Akademisi Inggris Tolak Penghargaan Bergengsi dari Israel

Akademisi Inggris Tolak Penghargaan Bergengsi dari Israel

Pemerintah Burma Mengaku Tak Bertindak Atasi Propaganda Anti Muslim

Pemerintah Burma Mengaku Tak Bertindak Atasi Propaganda Anti Muslim

Pengadilan Israel Mendakwa Warga Amerika Yang Berencana Membom Tempat Suci

Pengadilan Israel Mendakwa Warga Amerika Yang Berencana Membom Tempat Suci

Baca Juga

Berita Lainnya