Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Curi Uang Nasabah Kaya untuk Orang Miskin, Bankir Italia Lolos dari Penjara

Salah satu sudut kota Forni di Sopra, Italia.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang manajer bank di Italia yang mencuri uang nasabah kaya untuk diberikan kepada orang-orang miskin beruntung lolos dari sel penjara.

Gilberto Baschiera adalah seorang manajer bank di Forni di Sopra, sebuah kota kecil di pengunungan, di mana dia mencuri sekitar 1 juta euro selama tujuh tahun.

Dia mengambil sedikit uang dari nasabah-nasabah kaya dan mentransfernya kepada orang-orang yang tidak layak mendapatkan kredit bank (karena miskin). Namun, dia tidak pernah mengantongi sepeserpun dari uang yang dicurinya, dan karena itu berhasil mencapai kesepakatan dengan pihak berwenang sehingga lolos dari hukuman penjara.

“Saya selalu berpikir bahwa selain melindungi para penabung, tugas kami juga adalah membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Baschiera, seperti dilansir BBC dari koran Corriere Della Serra Rabu (3/10/2018).

Dia dijatuhi hukuman kurungan dua tahun atas kejahatan yang dilakukannya. Oleh karena itu adalah pelanggaran hukum pertama yang dilakukannya dan hukumannya relatif singkat, dia tidak diharuskan masuk bui menurut hukum yang berlaku di Italia.

Baschiera yang dijuluki media sebagai “Robin Hood masa kini” memang lolos dari sel, tetapi menurut pengacaranya dia tidak terlalu beruntung. Kepada BBC Roberto Mete mengatakan bahwa kliennya tersebut kehilangan rumah serta pekerjaannya akibat kasus itu.

“Dia ingin membantu orang-orang yang tidak dapat mengakses kredit dengan cara normal,” ujar Mete.

Aksi ala Robin Hood yang dilakukan Baschiera dimulai pada tahun 2009, ketika terjadi krisis finansial global.

Seorang warga datang kepadanya untuk mengajukan kredit, tetapi orang itu tidak termasuk dalam kategori orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman dari bank. Akhirnya, Baschiera “menambahkan uang” ke dalam rekening orang tersebut sehingga dia termasuk kategori nasabah yang layak mendapatkan kredit dari banknya.

Para nasabah gurem yang bersyukur mendapat “bantuan Baschiera” itu setuju untuk segera mengembalikan uang pinjaman dari banknya. Namun, sebagian nasabah lain tidak demikian, sehingga akhirnya aksi Baschiera itu terungkap.

“Dia menciptakan semacam sistem pinjaman bayangan,” kata Mete, yang jumlahnya menumpuk hampir 1 juta euro dalam kurun tujuh tahun.

“Dia mempercayai bahwa orang-orang yang dibantunya itu akan dapat membayar utangnya, dan sebagian rupanya tidak demikian,” imbuh pengacara itu. Pada akhirnya atasannya melihat ada yang tidak beres di rekening nasabah-nasabah yang bermasalah itu.

“Dia menjelaskan kepada pihak berwenang kenapa dia melakukan hal itu, dan bahwa dia mengira orang-orang yang dibantunya akan mampu mengembalikan pinjamannya,” kata Mete.

Oleh karena pada kenyataannya Baschiera tidak mengantongi uang sepeserpun dari tindakannya tersebut, maka pihak berwenang sepakat untuk tidak menjebloskannya ke dalam penjara.

“Menurutnya dia tidak akan melakukan lagi perbuatan itu,” kata Mete, apalagi dia akhirnya kehilangan rumah dan pekerjaannya sebagai akibatnya.

Media Italia melaporkan bahwa setelah kasus itu mencuat ke publik, Baschiera menghubungi nasabah-nasabah kaya yang uangnya dia curi untuk menjelaskan tindakan yang dilakukannya.

Forni di Sopra adalah kota kecil yang hanya berpenduduk seribuan orang, sehingga jabatan manajer bank menjadikan seseorang figur yang penting di masyarakat dan dianggap memiliki kuasa untuk melakukan sesuatu bagi komunitasnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Beniqno Aquino Sambut Baik  Kesepakatan damai Filipina dan MILF

Beniqno Aquino Sambut Baik Kesepakatan damai Filipina dan MILF

Habis, Katrina dan Rita, Datanglah Beta

Habis, Katrina dan Rita, Datanglah Beta

Lebih dari 7000 Warga Rakhine Dapat Kartu Identitas

Lebih dari 7000 Warga Rakhine Dapat Kartu Identitas

Protes Doa Remaja Atheis Amerika Dapat Penghargaan

Protes Doa Remaja Atheis Amerika Dapat Penghargaan

Perang di Suriah Mengingatkan Pada Perang Bosnia

Perang di Suriah Mengingatkan Pada Perang Bosnia

Baca Juga

Berita Lainnya