Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Donald Trump: Saudi Tak akan Bertahan 2 Pekan tanpa AS

Presiden AS, Donald Trump dan Raja Salman
Bagikan:

Hidaytullah.com–Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Arab Saudi tidak akan bertahan selama dua pekan tanpa pendampingan militer dari Washington.

“Kami melindungi Arab Saudi. Apakah Anda berkata mereka kaya? Dan saya menyukai raja mereka, Raja Salman. Tapi saya berkata, “Raja, kami melindungi Anda. Anda mungkin tidak bertahan dua pekan di sana tanpa kami. Anda harus membayar untuk militer Anda’,” kata Trump. “Anda harus membayar.”

Trump mengeluarkan pernyataan soal sekutu dekat AS ini dalam kampanye di Mississippi pada Selasa, yang mengundang tepuk tangan riuh dari para pendukungnya.

Baca: Arah ‘Mata Angin’ Penjualan Senjata AS ke Saudi

Presiden tak menyebutkan secara spesifik kapan pernyataan itu dibuatnya, namun kemungkinan dia merujuk pada sambungan telepon yang dilakukannya dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada akhir pekan lalu.

Baca: 12.500 Mahasiswa Saudi Lulus dari Universitas di Amerika

Percakapan telepon ini membahas “masalah-masalah regional,” menurut Gedung Putih.

Trump telah menekan OPEC untuk menurunkan harga minyak mentah setelah harganya meroket di atas USD80 per brent. Arab Saudi berperan penting dalam perdagangan minyak global.

Selain menurunkan harga minyak, Trump meminta para sekutu AS untuk menanggung lebih banyak beban pengeluaran untuk belanja pertahanan, namun peringatan pada Selasa ini adalah komentar paling tajam yang pernah dibuat Trump kepada Riyadh.*

 

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tak Masalah Koran Salafy Dikerjakan Liberalis

Tak Masalah Koran Salafy Dikerjakan Liberalis

Sai Baba Dibaringkan di Peti kaca

Sai Baba Dibaringkan di Peti kaca

Empat Juta Orang Tinggalkan Venezuela Sejak 2015

Empat Juta Orang Tinggalkan Venezuela Sejak 2015

Bank Sentral AS Khawatir Pengangguran Semakin Bertambah

Bank Sentral AS Khawatir Pengangguran Semakin Bertambah

400 Politisi Ditahan India, Kashmir Jadi ‘Penjara Raksasa’

400 Politisi Ditahan India, Kashmir Jadi ‘Penjara Raksasa’

Baca Juga

Berita Lainnya