Senin, 5 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Pengaruh China Menguat, Koran Pemerintah Zambia Rilis Berita Berbahasa Mandarin

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seiring dengan pesatnya pengaruh China di negara Zambia, koran milik pemerintah Times of Zambia punya cara jitu untuk menambah oplah mereka, yaitu menampilkan berita utama dalam bahasa Mandarin.

Artikel yang dipilih untuk disajikan dalam bahasa Mandarin perdana adalah tentang pertemuan antara Presiden Edgar Lungu dengan delegasi Swiss di istana kepresidenan hari Senin (1/10/2018).

Keputusan untuk menampilkan berita itu dalam bahasa Inggris sekaligus Mandarin dimaksudkan untuk merambah ke pasar China, kata kepala jubir pemerintah Dora Siliya lewat Twitter seperti dilansir BBC Selasa (2/10/2018).

Namun, keputusan koran pemerintah untuk menampilkan berita dalam bahasa Mandarin itu mendapat kritik dari sebagian warganet.

Menanggapi cuitan Dora Siliya di Twitter, seorang pengguna medsos itu mengatakan bahwa seharusnya yang dipilih justru bahasa Gujarat. Pasalnya, di Zambia populasi orang India-nya lebih banyak dibanding orang China.

Seorang warganet lain mempertanyakan nasionalisme dan kebanggaan pemerintah terhadap negaranya sendiri. Dia mengatakan bahwa dibanding Mandarin, bahasa lokal lebih pantas untuk ditampilkan dalam koran tersebut.

Pemerintah Zambia belum lama ini terpaksa membantah tuduhan yang mengatakan bahwa utang pemerintah yang didapat dari China semakin menggunung dan menjadikan sejumlah aset penting negara sebagai agunannya, termasuk Bandara Internasional Kenneth Kaunda.

China juga membantah tudingan itu.

Menurut pengakuan pemerintah Zambia, utang luar negeri Zambia saat ini $9 miliar dan hanya 30 persen dari jumlah itu merupakan utang terhadap China.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Mursy Umumkan Status Darurat di 3 Wilayah

Mursy Umumkan Status Darurat di 3 Wilayah

Nisan Romawi Berusia Ribuan Tahun Ada di Makam Muslim

Nisan Romawi Berusia Ribuan Tahun Ada di Makam Muslim

Presiden Prancis dan Otoritas Jerman: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Manjur untuk Usia >60 Tahun

Presiden Prancis dan Otoritas Jerman: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Kurang Manjur untuk Usia >60 Tahun

Anggota NATO Belum Sepakat Zona Larangan Terbang Libya

Anggota NATO Belum Sepakat Zona Larangan Terbang Libya

Kurun 2 Tahun Terakhir Sekitar 45.000 Militan ISIS Tewas

Kurun 2 Tahun Terakhir Sekitar 45.000 Militan ISIS Tewas

Baca Juga

Berita Lainnya