Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Etnis Uighur dan Minoritas China Protes di Depan Markas PBB

GettyImages
Bagikan:

Hidayatullah.com–Warga Uighur dan anggota kelompok etnis minoritas lainnya di China melakukan protes di luar markas besar PBB di New York untuk menyerukan PBB agar segera menyelesaikan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan pemerintah China terhadap muslim Uighur

Dilansir dari NHK World, ada hari Selasa (18/09/2018), etnis Uighur dan warga Tibet yang tinggal di Amerika Serikat berkumpul di depan gedung PBB, di mana Majelis Umum tahunan dimulai. Pemimpin lebih dari 120 negara anggota menghadiri pertemuan tersebut. Para pengunjuk rasa mengatakan etnis minoritas di China harus diberikan kebebasan.

Rabiya Kadeer, Pemimpin Khusus Kongres Uighur se Dunia (WUC) dan kini tinggal di pengasingan di AS, mengatakan Pemerintah Komunis China telah memisahkan banyak orang Uighur dari keluarga mereka dan menempatkan mereka di kamp konsentrasi.

Baca: Ibu Pemimpin Uighur di Pengasingan Meninggal di Kamp Indoktrinasi Politik China 

Dia meminta PBB untuk membantu menutup fasilitas tersebut dan membebaskan yang ditahan.

Pemerintah AS telah menyatakan keprihatinan besar atas penahanan massal pemerintah Tiongkok terhadap warga Uighur di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang.

Baca: Saya Muslim Uighur yang Melarikan Diri dari Aksi Brutal China

Pemerintah China mengatakan tuduhan itu tidak terbukti dan kritiknya tidak bertanggung jawab.

Salah satu pengunjuk rasa yang mengaku berasal dari daerah otonom mengatakan pemerintah China memaksa orang Uighur untuk berbicara bahasa China dan meninggalkan keyakinan Muslim mereka.

Dia mengatakan dia berharap bahwa para pemimpin dunia berkumpul di PBB akan menjadi sadar akan pelanggaran hak asasi manusia yang serius dan menyelesaikan masalah ini.*/Sirajuddin Muslim

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ikhwanul Muslimin Tak Akan Pernah Mengakui Israel

Ikhwanul Muslimin Tak Akan Pernah Mengakui Israel

Tahun 2010 Setiap Hari 2 Anak Afghanistan Tewas

Tahun 2010 Setiap Hari 2 Anak Afghanistan Tewas

Khutbah Dua Masjid Suci Diterjemahkan ke Bahasa Prancis dan Malawi

Khutbah Dua Masjid Suci Diterjemahkan ke Bahasa Prancis dan Malawi

Pentagon: Pesawat Rusia Bukan Ancaman terhadap Drone AS di Suriah

Pentagon: Pesawat Rusia Bukan Ancaman terhadap Drone AS di Suriah

Turki Akan Terus Mendukung Pemerintah Libya Meski Al-Sarraj Mundur

Turki Akan Terus Mendukung Pemerintah Libya Meski Al-Sarraj Mundur

Baca Juga

Berita Lainnya