Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Parlemen Uganda Tak Bayar Pajak Medsos

PC Tech Magazine
Bagikan:

Hidayatullah.com–Anggota parlemen Uganda dari kelompok oposisi Kaps Fungaroo mengeluh tidak dapat mengakses aplikasi semacam Twitter di gawai resmi iPad-nya, karena parlemen tidak membayar pajak penggunaan media sosial.

Pajak medsos sebesar 400 shilling atau sekitar lima sen dolar AS perhari untuk menggunakan app medsos berlaku sejak bulan Juli. Pajak ini menimbulkan kontroversi, di mana sebagian  kalangan menudingnya sebagai upaya pemerintah membungkam kebebasan berekspresi.

Baca: Uganda Menarik Wisatawan dengan Museum Idi Amin 

Dilansir BBC Jumat (14/09/2018), Fungaroo mengadu kepada parlemen bahwa dirinya tidak dapat berkomunikasi dengan rakyat lewat iPad tanpa menggunakan app medsos.

Baca: Uganda Tampung 500 Pengungsi Afrika dari Israel

Kepala bagian administrasi parlemen Uganda menjawab Fungaroo dengan mengatakan bahwa fasilitas iPad diberikan kepada anggota parlemen dalam rangka memangkas biaya cetak dan fotokopi dokumen. Bukannya mendapatkan berkas laporan secara fisik berupa tumpukan kertas, sekarang mereka bisa membacanya lewat tablet.

Kontrak data dengan penyedia layanan tidak termasuk pajak media sosial, tetapi para anggota parlemen bebas mengakses medsos dengan menggunakan gawai milik pribadinya sendiri, imbuhnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid Tulang, Saksi Bisu Hijrah Nabi Muhammad

Masjid Tulang, Saksi Bisu Hijrah Nabi Muhammad

Ulama dan Pemimpin Islam Dukung Turki

Ulama dan Pemimpin Islam Dukung Turki

Anwar Ibrahim Minta Bebas

Anwar Ibrahim Minta Bebas

Tas Hilang Berisi Hadiah dan Uang €16,000 Kembali dengan Selamat ke Pemiliknya

Tas Hilang Berisi Hadiah dan Uang €16,000 Kembali dengan Selamat ke Pemiliknya

Massa Penentang Mubarak Diperkirakan Duduki Istana

Massa Penentang Mubarak Diperkirakan Duduki Istana

Baca Juga

Berita Lainnya