Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Fernando Haddad Gantikan Lula da Silva sebagai Capres Brazil

Fernando Haddad
Bagikan:

Hidayatullah.com–Mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva membatalkan keikutsertaannya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) presiden Brazil dan secara resmi menyerahkan kampanye kepada sejawatnya Fernando Haddad.

Langkah itu diambil Lula kurang dari dua pekan setelah pengadilan Pemilu Brazil melarang dirinya mengikuti pilpres karena masih menjalani masa hukuman 12 tahun sebagai narapidana korupsi, lapor RFI Selasa (12/9/2018).

Pengalihan status capres kepada Haddad itu disetujui dalam rapat Partai Pekerja di Curitiba, kota di mana mantan presiden Lula dikurung sejak bulan April.

Baca: Eks Presiden Brazil Lula Masuk Bui Pendukungnya Kemah di Luar Penjara

Haddad, bekas Wali Kota Sao Paolo dan menjabat menteri pendidikan di era Lula, harus segera mempersiapkan diri guna menghadapi Pemilu 7 Oktober.

Dia akan berhadapan dengan politisi populis sayap kanan, Jair Bolsonaro, yang saat ini memiliki elektabilitas 26 persen menurut salah satu jajak pendapat. Nama Bolsonaro semakin populer setelah menjadi korban penikaman saat berkampanye beberapa hari lalu.

Baca: Pengadilan HAM PBB: Lula da Silva Berhak Maju Capres Brazil 

Haddad, yang akan didampingi oleh politisi komunis muda Manuela d’Avila, diharapkan akan lolos ke Pemilu babak kedua yang akan digelar pada 28 Oktober.

Lula, seorang bekas teknisi, mencatatkan dirinya dalam sejarah sebagai presiden pertama Brazil  yang berasal dari kelas pekerja. Namun, sejak April 2017 dia meringkuk di dalam penjara sebagai napi korupsi, sebuah vonis dakwaan yang disebutnya bermotif politik. Kasusnya yang dipenuhi drama mengundang perhatian Komite HAM PBB.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Muslim Malaysia Boleh Nonton Konser Black Eyed Peas

Muslim Malaysia Boleh Nonton Konser Black Eyed Peas

Lawan Politik An-Nahda Akui Kekalahan

Lawan Politik An-Nahda Akui Kekalahan

Media Asing Akui Keliru Keterlibatan Negara Arab terkait Pengungsi Suriah

Media Asing Akui Keliru Keterlibatan Negara Arab terkait Pengungsi Suriah

Pelajar Muslim di Jerman Harus Mengikuti Kelas dan Peribadatan Katolik

Pelajar Muslim di Jerman Harus Mengikuti Kelas dan Peribadatan Katolik

Paranoid, Prancis Tangkapi Tokoh Islam

Paranoid, Prancis Tangkapi Tokoh Islam

Baca Juga

Berita Lainnya