Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Terkait Korupsi Rumah eks Presiden Argentina Digeledah

Cristina Fernandez de Kirchner.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Polisi Argentina melakukan penggeledahan terhadap properti-properti milik mantan presiden Cristina Fernandez de Kirchner, sebagai bagian dari penyelidikan korupsi besar.

Para ahli forensik, anjing-anjing pelacak dan petugas damkar membantu penggeledahan oleh polisi atas dua rumah di Patagonia dan satu apartemen di Buenos Aires, lapor BBC Kamis (23/8/2018).

Penggeledahan dilakukan setelah hakim Claudio Bonadio mencabut sebagian hak imunitas Fernandez de Kirchner berkaitan dengan penyelidikan dugaan suap semasa wanita itu menjabat presiden.

Baca: Buku Notes Sopir Ungkap Praktik Suap-Menyuap Pejabat Tinggi Argentina

Fernandez de Kirchner, yang saat ini duduk sebagai anggota senat, membantah melakukan kesalahan apapun.

Hari Rabu, senator wanita itu –yang memiliki hak imunitas sehingga terhindar dari penjara, tetapi masih bisa menjadi terdakwa dan terpidana– menyebut penyelidikan atas dirinya sebagai tindakan “tidak tahu malu.”

Kepada para senator sejawatnya dia mengaku tidak menyesali apapun, kecuali karena dia dulu “tidak terlalu cerdas atau cukup terbuka untuk dapat meyakinkan orang bahwa apa yang kami lakukan –baik berupa kesalahan maupun kesuksesan– adalah demi mengangkat taraf hidup jutaan rakyat.”

Baca: Biarawati Katolik Bantu Sembunyikan Uang Hasil Korupsi Eks Menteri PU Argentina 

Dia juga mengeluhkan statusnya yang menjadi senator terpilih Argentina pertama yang digeledah properti-propertinya.

Meskipun demikian, hari Rabu, dia memilih agar hak imunitasnya dicabut sehingga propertinya bisa digeledah, dan dia menginstruksikan agar kolega-koleganya melakukan hal serupa.

Penggeledahan hari Kamis tersebut berkaitan dengan buku notes milik seorang mantan sopir pejabat kementerian, yang berisi catatan aktivitasnya selama bertahun-tahun mengirimkan uang (suap) ke banyak orang penting di Argentina.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Kasus Pemerkosaan Terjadi di Lingkungan Militer AS

Ribuan Kasus Pemerkosaan Terjadi di Lingkungan Militer AS

Larangan Menyetir untuk Lindungi Masa Depan Gadis Saudi

Larangan Menyetir untuk Lindungi Masa Depan Gadis Saudi

Covid 19

Baru Tiba di India dari Inggris Lima Orang Positif Covid-19

Pemimpin Syiah Iran Salahkan Media Sosial dalam Demonstrasi Anti-Rezim

Pemimpin Syiah Iran Salahkan Media Sosial dalam Demonstrasi Anti-Rezim

ilustrasi Muslim Uighur Xinjiang

Amnesty International: China Menciptakan ‘Pemandangan Neraka’ bagi Muslim Uighur di Xinjiang

Baca Juga

Berita Lainnya