Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

PM Tonga Tantang Para Pemimpin Pasifik Turunkan Berat Badan

Pacific Island Forum Ke-47, tahun 2017.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Tonga Akilisi Pohiva menantang para pemimpin di kawasan Pasifik lainnya untuk menurunkan berat badan dalam kurun setahun, guna memberikan contoh kepada rakyat mereka.

Kepada koran lokal Pohiva mengatakan bahwa tantangannya itu akan disampaikan pada pertemuan para pemimpin regional Pasifik bulan depan, lapor BBC Selasa (14/8/2018).

Sepuluh dari kepulauan di Pasifik termasuk dalam peringkat teratas obesitas sedunia. Sebagian bahkan 90% penduduknya mengalami obesitas, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Epidemi obesitas di kawasan Pasifik disebabkan mayoritas penduduk mengganti kebiasaan makan ikan dan sayur dengan daging berlemak dan makanan kaleng impor.

Dalam wawancara dengan Samoan Observer, Pohiva menyoroti kegagalan kawasan itu dalam memerangi obesitas di kalangan anak-anak serta penyakit jantung dan diabetes.

“Semuanya berkaitan dengan pola makan dan gaya hidup kami. Dan masalah ini rumit bagi kami orang-orang di kawasan Pasifik,” kata Pohiva.

PM Tonga itu akan mengajukan usulan kompetisi dietnya kepada para sejawatnya di Pasifik dalam Pacific Island Forum yang akan digelar akhir bulan ini.

“Ini bukan soal siapa yang paling banyak turun berat badannya, melainkan untuk dapat mengurangi berat badan orang harus makan tidak berlebihan dan memiliki mentalitas sehat agar dapat menjaga tubuhnya,” papar Pohiva.

“Setelah para pemimpin memiliki mindset semacam itu, mereka akan tergerak mendorong rakyatnya agar miliki pandangan yang sama dan bertindak untuk mewujudkannya,” imbuh Pohiva.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Liga Arab Ajukan Solusi untuk Suriah, NATO Enggan Ikut Campur

Liga Arab Ajukan Solusi untuk Suriah, NATO Enggan Ikut Campur

DK Tolak Permintaan Libya Adakan Pertemuan Darurat

DK Tolak Permintaan Libya Adakan Pertemuan Darurat

Perusahaan Besar Jerman Sediakan Dana Perluasan Museum Holocaust di Yerusalem

Perusahaan Besar Jerman Sediakan Dana Perluasan Museum Holocaust di Yerusalem

Walikota Arcangues Rela Digantung Ketimbang Restui Homoseksual

Walikota Arcangues Rela Digantung Ketimbang Restui Homoseksual

Kelompok Mercosur Akui Palestina Negara Merdeka

Kelompok Mercosur Akui Palestina Negara Merdeka

Baca Juga

Berita Lainnya