Senin, 29 Maret 2021 / 16 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pengacara Pembela Penjahat Perang Slobodan Milosevic Ditembak Mati

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pengacara ternama, yang membantu proses hukum penjahat perang asal Serbia Slobodan Milosevic, telah ditembak mati di depan rumahnya.

Dragoslav Ognjanovic, 57, ditembak di depan gedung apartemennya di daerah Novi Beograd, ibukota Beograd, hari Sabtu malam (28/7/2018), kata Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataannya seperti dilansir Euronews.

Putranya yang berusia 26 tahun terluka di bangian lengan, imbuh kementerian.

Ognjanovic pada awal tahun 200-an menjadi bagian tim pembela Milosevic yang didakwa sebagai penjahat perang di pengadilan bentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Den Haag, yang khusus dibuat untuk mengadili kejahatan perang di wilayah bekas negara Yugoslavia.

Milosevic meninggal dunia saat meringkuk dalam tahanan pada 2006 sebelum hakim memutuskan perkaranya.

Selain membela Slobodan Milosevic –salah satu penjagal Serbia yang membantai umat Muslim Bosnia, Ognjanovic juga dikenal sebagai pengacara pembela sejumlah tokoh kriminal di Serbia.

Beberapa anggota dari sejumlah organisasi kriminal di Serbia dan Montenegro tewas dibunuh dalam kurun dua tahun terakhir. Menurut polisi, pembunuhan mereka berkaitan dengan perebutan pasar narkotika dan obat-obatan terlarang.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Rabithah  Al-‘Alam Al-Islami Gelar Konferensi di New York

Rabithah Al-‘Alam Al-Islami Gelar Konferensi di New York

Pekerja Sukarelawan Didakwa Membakar Katedral Bersejarah di Nantes Prancis

Pekerja Sukarelawan Didakwa Membakar Katedral Bersejarah di Nantes Prancis

DJ Pencampur Azan dan Musik Divonis Penjara Setahun

DJ Pencampur Azan dan Musik Divonis Penjara Setahun

Tersangkut Dieselgate CEO Audi Ditahan Polisi Jerman

Tersangkut Dieselgate CEO Audi Ditahan Polisi Jerman

Prancis Tangkap Pendukung Kanan-Jauh Terkait Penembakan Masjid Bayonne

Prancis Tangkap Pendukung Kanan-Jauh Terkait Penembakan Masjid Bayonne

Baca Juga

Berita Lainnya