Senin, 18 Januari 2021 / 4 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

Dianggap Menggurui Erdogan Tentang HAM, Nentahayu Disebut Tak Tahu Malu

Ibrahim Kalin
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ajudan Presiden Turki Recep Tayyi Erdogan, Ibrahim Kalin, hari Selasa mengecam perdana menteri Israel karena mencoba untuk ‘menguliahi’ Presiden Erdogan tentang hak asasi manusia ketika dia mengkritik undang-undang bernama “Negara-Bangsa Yahudi”  yang rasis.

“Perdana menteri negara apartheid Zionis, yang dibangun di atas rasisme, pendudukan dan pemindahan, tidak dalam posisi untuk memberi ceramah kepada presiden kami tentang hak asasi manusia,” tulis Ibrahim Kalin di akun Twitter resminya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Pekan lalu, Parlemen Israel (Knesset) menyetujui hukum, yang menggambarkan ‘Israel’ sebagai “Negara-Bangsa dari orang-orang Yahudi” dengan cara menyingkirkan keberadaan penduduk Arab dan bahasa aslinya.

Baca: Al-Azhar: ‘UU Rasis’ Israel akan Gagal Halangi Perjuangan Bebaskan Baitul Maqdis

Undang-undang lebih lanjut menyatakan bahwa “Yerusalem bersatu” adalah Ibu Kota Israel dan Bahasa Ibrani adalah bahasa resmi negara itu, pengapusan bahasa Arab sebelumnya sebagai bahasa resmi, sementara mengakui “status istimewanya”.

“Kritik Turki terhadap Hukum Negara Bangsa, upaya tidak tahu malu untuk melembagakan diskriminasi terhadap rakyat Palestina, adalah panggilan universal untuk keadilan dan perdamaian. Tuan Netanyahu mungkin tidak tahu arti dari kata-kata ini tetapi dunia sadar akan apa yang terjadi,” tambah Kalin.

Baca: Presiden Erdogan Mengecam Keras UU Rasis ‘Israel’ yang Kontroversial

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji undang-undang itu, menyebut jalannya sebagai “momen penting untuk Zionisme dan Israel”.

Erdogan mengkritiknya, mengatakan, “Undang-undang ini adalah bukti bahwa, tanpa diragukan lagi, Israel adalah yang paling Zionis, fasis, dan negara rasis di dunia.”*/Sirajuddin Muslim

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Israel akan Memungut Pajak dari Perusahaan Online Internasional

Israel akan Memungut Pajak dari Perusahaan Online Internasional

Lebih Suka Jadi Orang Biasa, Paus Fransiskus akan Pensiun dari Vatikan

Lebih Suka Jadi Orang Biasa, Paus Fransiskus akan Pensiun dari Vatikan

Polisi 3 Negara Buru Eksekutif Perusahaan Farmasi Terkait Pemalsuan Obat Kanker

Polisi 3 Negara Buru Eksekutif Perusahaan Farmasi Terkait Pemalsuan Obat Kanker

Lebih dari 4 Orang Diyakini Pengikut Syiah Ditangkap di Kedah

Lebih dari 4 Orang Diyakini Pengikut Syiah Ditangkap di Kedah

OKI Dianggap Sukses Adakan Konferensi Ulama Internasional

OKI Dianggap Sukses Adakan Konferensi Ulama Internasional

Baca Juga

Berita Lainnya