Dua Tunawisma Dibakar Hidup-hidup di Stasiun Berlin

Dua Tunawisma Dibakar Hidup-hidup di Stasiun Berlin
Tunawisma di Jerman.

Terkait

Hidayatullah.com–Dua pria tunawisma di Berlin mengalami luka serius setelah orang tak dikenal menyiramkan cairan lalu membakar tubuh mereka. Para saksi dikabarkan memadamkan api dengan menggunakan alat fire extinguisher milik sebuah toko makanan terdekat.

Dilansir DW, polisi bergerak mencari petunjuk setelah dua pria tunawisma dibakar di stasiun Schöneweide daerah suburban Berlin, Ahad malam (22/7/2018).

Menjelang tengah malam kedua pria itu tubuhnya disiram dengan cairan mudah terbakar oleh orang tak dikenal yang kemudian menyulutkan api. Gubuk serta barang-barang milik kedua tunawisma itu juga turut dibakar pelaku.

Kedua korban, berusia 47 tahun dan 62 tahun, dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka bakar serius yang dapat merenggut nyawa, kata polisi.

Seorang jubir di rumah sakit, hari Senin (23/7/2018), mengatakan bahwa salah satu korban sengaja dibuat koma secara medis.

Koran harian Bild melaporkan bahwa api diketahui oleh orang-orang yang melintas di lokasi kejadian. Mereka kemudian memadamkan api dengan meminjam alat dari sebuah toko makanan ringan di dekat lokasi. Namun, seorang jubir kepolisian mengaku tidak dapat mengkonfirmasi kabar tersebut, ketika dimintai keterangan oleh kantor berita DPA.

Detektif-detektif dari unit kriminal pembunuhan sekarang yang menangani kasus itu. Pihak berwenang mengatakan motif serangan itu belum diketahui.

Serangan-serangan serupa atas tunawisma di Berlin beberapa tahun belakangan menyulut kemarahan publik Jerman.

Pada tahun 2016, sekelompok anak muda membakar seorang tunawisma yang sedang tidur di stasiun kereta bawah tanah Schönleinstraße. Para penumpang yang baru turun dari kereta berhasil madamkan api dan mencegahnya merambat ke tempat lain.

Tersangka utama dan ketua geng itu dihukum penjara dua tahun sembilan bulan. Tiga anggota geng lainnya divonis bersalah sebagai anak nakal dan diganjar hukuman percobaan delapan bulan penjara. Sedangkan tiga anggota lainnya dihukum menginap di tahanan anak nakal selama beberapa pekan, karena tidak berusaha menolong korban.

Di wilayah Berlin terdapat 4.000 sampai 10.000 tunawisma. Organisasi-organisasi bantuan memperkirakan ada 860.000 orang di seluruh Jerman yang hidup menggelandang tak punya tempat tinggal.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !