Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Musim Muson Ancam Pengungsi Rohingya di Bangladesh

AJ
Pengungsi Rohingya di Balukhali
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hampir satu juta pengungsi Rohingya saat ini berada di kamp-kamp pengungsi di Cox’s Bazar Bangladesh. Mayoritas dari mereka hidup dalam kondisi buruk di Kutupalong-Balukhali, kamp pengungsi terbesar di dunia.

Anak-anak, orang tua, pria dan wanita, semuanya menghadapi kondisi sulit di kamp pengungsi sebesar sebuah kota yang dibangun dari lembaran plastik dan bambu, tulis Aljazeera.

Lebih dari 700.000 Rohingya telah tiba di sana sejak militer Myanmar dan ekstrimis Buddha melancarkan tindakan keras pada kelompok minoritas itu pada Agustus tahun lalu, menyebabkan yang disebut PBB sebagai “buku teks kasus pembersihan etnis”.

Baca: Sudah Mengungsi, Masih Diuji Banjir dan Tanah Lonsor

Dilarang membangun sesuatu yang menyerupai struktur permanen, tempat tinggal para pengungsi saling berhimpit-himpitan “mega kamp” ini. Dan mereka saat ini menghadapi krisisi baru: angin muson.

Bangladesh setiap tahunnya dihantam badai topan dan beberapa hujan muson paling intens di bumi.

Sekitar 900 tempat tinggal dan 200 kakus telah hancur, menurut jumlah yang disampaikan oleh lembaga bantuan (WHO)

Diperkirakan 2500mm air hujan akan jatuh selama beberapa bulan ke depan, kamp-kamp pengungsian tersebut beresiko banjir.

Baca: Pembersihan terhadap Etnis Rohingya Masih Berlangsung

Menurut UNICEF, sekitar 200.000 pengungsi Rohingya – lebih dari 50 persennya anak-anak – terancam oleh hujan yang telah diperkirakan.

Sekitar 900 tempat tinggal dan 200 kakus telah hancur, menurut jumlah yang disampaikan oleh lembaga bantuan. Titik-titik air telah hanyut dan jumlah korban tertimbun longsoran lumpur semakin bertambah.

Kelompok bantuan sedang mencoba untuk memindahkan para keluarga pengungsi ke tanah yang lebih aman, namun ratusan ribu orang di tempat itu, sangat tidak mungkin memindahkan mereka semua. Dan dengan adanya genangan, memperbesar resiko penyakit yang ditularkan melalui air seperti kolera.*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Serangan NATO  Sebabkan 33 Warga Sipil Tewas

Serangan NATO Sebabkan 33 Warga Sipil Tewas

Wanita Hamil dan 5 Anaknya Dimutilasi Dalam Ritual Eksorsisme

Wanita Hamil dan 5 Anaknya Dimutilasi Dalam Ritual Eksorsisme

Dewan Pers Turki Kecam Pemberitaan Koran Pemerintah Soal Pembunuhan Putri Erdogan

Dewan Pers Turki Kecam Pemberitaan Koran Pemerintah Soal Pembunuhan Putri Erdogan

Jawatan Kereta Api Belanda akan Beri Kompensasi Penyintas Holocaust

Jawatan Kereta Api Belanda akan Beri Kompensasi Penyintas Holocaust

Muak Kekerasan Israel, Jutawan Yahudi Bangun Masjid

Muak Kekerasan Israel, Jutawan Yahudi Bangun Masjid

Baca Juga

Berita Lainnya