Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Beras Impor dari China dan Asia Tenggara Beracun, Nigeria Tutup Pintu Perbatasannya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Nigeria mengatakan bahwa pihaknya akan menutup pintu perbatasan dengan satu negara tetangga –yang tidak disebutkan namanya– dalam beberapa hari mendatang guna mencegah penyelundupan masuk beras dari negara asing.

“Materi beracun” dan “arsenik” di antara zat yang diklaim oleh Menteri Pertanian Audu Ogbeh terdapat dalam beras impor asal China dan Asia Tenggara.

“Di Asia Tenggara di mana orang menanam padi, jika padi ditanam di tempat yang sama selama empat atau enam tahun terus-menerus, kadar arseniknya akan semakin bertambah,” kata Ogbeh seperti dilansir BBC Selasa (19/6/2018).

“Arsenik menyebabkan kanker dan itulah yang mereka limpahkan ke kita. Sebagian orang mereka lebih menyukai beras Thailand karena mereka sangat canggih. Selamat datang racun!” ujar Ogbeh.

Meskipun pihak berwenang Nigeria belum mengungkap dari negara tetangga mana beras-beras itu diselundupkan, tetapi media setempat menyebut negara itu adalah Benin.

Nigeria merupakan salah satu negara di Afrika yang berusaha meningkatkan produksi beras lokal.

Sebanyak 21 dari 39 negara penghasil beras di Afrika mengimpor antara 50% sampai 99% dari kebutuhan beras mereka, menurut data organisasi urusan pangan dan pertanian di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, FAO.

Di tahun 2017 Menteri Pertanian Nigeria pernah mengklaim bahwa negaranya akan mencapai swasembaga beras di penghujung tahun itu, tetapi para ahli setempat menyebutnya sebagai “mimpi tak berujung”.

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Parlemen Eropa Cabut Imunitas Politisi Anti-Islam Prancis

Parlemen Eropa Cabut Imunitas Politisi Anti-Islam Prancis

Wanita Tanzania Didenda Jika Melahirkan Anaknya di Rumah

Wanita Tanzania Didenda Jika Melahirkan Anaknya di Rumah

Jenazah Qadhafi Dikuburkan di Padang Pasir

Jenazah Qadhafi Dikuburkan di Padang Pasir

Bos CIA Letakkan Jabatan karena Berzina

Bos CIA Letakkan Jabatan karena Berzina

Saudi dan Turki Halangi Langkah AS Masukkan Pakistan dalam ‘Daftar Diawasi’

Saudi dan Turki Halangi Langkah AS Masukkan Pakistan dalam ‘Daftar Diawasi’

Baca Juga

Berita Lainnya