Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Mesir Memberlakukan Pajak Bulanan untuk Pengungsi Suriah

Pengungsi Suriah
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Mesir akan memberlakukan pajak bulanan pada pengungsi Suriah mulai musim panas ini, seanjutnya juga akan ditingkatkan menjadi pajak tahunan dan berlaku mulai bulan depan, demikian kabar kantor berita Suriah, Syria Call,  dikutip Middle East Monitor (MEE).

Pajak yang harus dibayar oleh semua pengungsi asing di Mesir itu akan diberlakukan pada Juli 2018. Pajak tersebut senilai US$ 11 atau sekitar Rp 153 ribu (kurs Rp 13.919/dolar). Selanjutnya US$ 5,6 setara dengan Rp 78 ribu yang dibayarkan setiap tahun hingga 2021.

Undang-Undang Pajak yang diusulkan oleh anggota parlemen serta Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Nasional Kamal Amer selanjutnya mendapat persetujuan pemerintah sebagai bentuk kompensasi untuk mengatasi beban keuangan yang dikeluarkan pemerintah.

Baca: Rezim Mesir Usir 290 Pengungsi Palestina dan Suriah

Pajak ini juga dimanfaatkan sebagai sumber pemasukan untuk menyediakan fasilitas publik, seperti masalah kesehatan, air, sanitasi dan infrastruktur.

Menurut Amer, kedatangan warga asing yang terus meningkat di negaranya memiliki dampak signifikan terhadap dana yang harus dikeluarkan pemerintah. “Pajak akan membantu mengurangi defisit anggaran,” katanya.

Baca: Pengungsi Suriah Mencapai 1 Juta Orang

Jumlah pajak senilai US$ 11 atau sekitar Rp 153 ribu sangat memberatkan pengungsi yang saat ini ditimpa kemalangan akibat perang di negerinya.

Pemerintah Mesir menuduh setengah juta warga Suriah telah meninggalkan negaranya menuju Mesir sejak pecah perang saudara pada 2011, meskipun faktanya hanya 130 ribu pengungsi yang terdaftar, kutip Middle East Monitor.

Suriah dilanda perang pada 2011 ketika masyarakat menginginkan refromasi dan Presiden Bashar al Assad membalas dengan perlawanan bersenjata. Akibat konflik tersebut, lebih dari satu juta warga Suriah mengungsi ke sejumlah negara, termasuk Negara Arab,  dan negara-negara di Eropa.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Polisi Edinburgh Minta Kondom Dilarang di Sauna

Polisi Edinburgh Minta Kondom Dilarang di Sauna

Prancis Perlu Lockdown Setidaknya 6 Pekan

Prancis Perlu Lockdown Setidaknya 6 Pekan

Kalangan Muda ICMI Usulkan Ilham Habibie

Kalangan Muda ICMI Usulkan Ilham Habibie

Umrah Dibuka dengan Kuota 250 Ribu Jama’ah untuk Warga Saudi Mulai 18 Oktober

Umrah Dibuka dengan Kuota 250 Ribu Jama’ah untuk Warga Saudi Mulai 18 Oktober

Ratusan Orang Pengguna Narkoba Suntik di Indiana, Amerika Serikat Tertular HIV/AIDS

Ratusan Orang Pengguna Narkoba Suntik di Indiana, Amerika Serikat Tertular HIV/AIDS

Baca Juga

Berita Lainnya