Istanbul Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan OKI Bahas Baitul Maqdis

Sejak awal aksi unjuk rasa di Gaza pada 30 Maret, pasukan Israel sudah membantai dan menewaskan lebih dari 100 demonstran Palestina

Istanbul Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan OKI Bahas Baitul Maqdis
AA
Pertemuan Kepala Negara Islam yang tergabung dalam OKI di Istanbul

Terkait

Hidayatullah.com–Turki sebagai presiden Organisasi Kerjasama Islam (OKI) saat ini akan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas tindakan bersama terhadap Israel terkait pembantaian di Gaza baru-baru ini.

Pertemuan luar biasa di Istanbul yang diselenggarakan atas seruan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan diperkirakan akan memberikan pesan yang kuat terhadap dunia menanggapi kekerasan Israel yang menewaskan sedikitnya 62 orang Palestina dalam aksi unjuk rasa massa di sepanjang perbatasan timur Gaza pada Senin.

Sejumlah pemimpin negara termasuk Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah, Raja Yordania Abdullah II, Presiden Iran Hassan Rouhani, Presiden Afghanistan Ashraf Gani, Emir Kuwait Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah dan Presiden Mauritania Mohammad Veled Abdulaziz diperkirakan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Baca: KTT OKI Diharapkan Jadi Pintu Penyelesaian soal Palestina

Deklarasi akhir akan dirilis pada penghujung pertemuan.

Juru bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan, pertemuan luar biasa OKI akan fokus pada langkah-langkah yang harus diambil untuk memobilisasi komunitas internasional mengakhiri penindasan terhadap warga Palestina.

Kalim dalam sebuah pernyataan tertulis pada Kamis mengatakan pendudukan Israel dan masalah Palestina bukan hanya masalah bagi negara-negara tetapi merupakan “masalah umum bagi semua orang yang percaya pada hukum dan keadilan”.

Baca: OKI Deklarasikan Baitul Maqdis sebagi Ibu Kota Palestina

“KTT akan fokus pada sikap dan tindakan yang akan diambil oleh negara-negara Islam dalam solidaritas dan kerja sama dengan Negara Palestina dan rakyatnya untuk membela tuntutan Palestina dan Yerusalem (Baitul Maqdis),” tambah Kalin.

Sedikitnya 62 warga Palestina tewas dan lebih dari 3.000 lainnya luka-luka di Gaza pada Senin setelah pasukan Israel menembaki para demonstran yang memprotes peringatan 70 tahun berdirinya Israel — perisitiwa yang disebut Nakba (malapetaka) oleh orang Palestina — dan memprotes peresmian Kedutaan Besar AS di Baitul Maqdis.

Sejak awal aksi unjuk rasa di Gaza pada 30 Maret, pasukan Israel sudah membantai dan menewaskan lebih dari 100 demonstran Palestina.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !