Ahad, 28 Maret 2021 / 15 Sya'ban 1442 H

Internasional

Turki Usir Dubes Israel

Bagikan:

Hidayatullah.com–Turki pada hari Selasa meminta duta besar Israel untuk meninggalkan negara itu setelah kekerasan dan pembunuhan tanpa pandang bulu oleh tentara Israel di sepanjang perbatasan Gaza, kata sumber diplomatik, sebagaimana dilansir oleh Anadolu (15/5/2018).

Kementerian Luar Negeri memanggil Duta Besar Eitan Naeh dan mengatakan kepadanya bahwa lebih “pantas” baginya untuk kembali ke negaranya “untuk sementara”, kata sumber-sumber itu, yang menolak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media.

Setidaknya 60 demonstran Palestina menjadi martir dan ribuan lainnya terluka oleh pasukan Israel.

Ribuan warga Palestina berkumpul di perbatasan timur Jalur Gaza sejak Senin pagi untuk mengambil bagian dalam protes yang ditujukan untuk memperingati Nakba dan memprotes pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Al Quds.

Sejak demonstrasi perbatasan dimulai pada 30 Maret, lebih dari 90 demonstran Palestina telah menjadi martir oleh tembakan Israel lintas-perbatasan, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Unjuk rasa akan mencapai puncaknya pada hari Selasa, peringatan ke-70 pendirian Israel – sebuah acara yang oleh orang Palestina disebut sebagai “Nakba”.

Pekan lalu, pemerintah Israel mengatakan protes perbatasan yang sedang berlangsung merupakan “keadaan perang” di mana hukum humaniter internasional tidak berlaku.*

.

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Laporan Dokumenter Aljazeera:  Tiga Negara Terlibat ‘Kudeta Qatar yang Gagal’

Laporan Dokumenter Aljazeera: Tiga Negara Terlibat ‘Kudeta Qatar yang Gagal’

Arab Saudi dan India Bangun Kemitraan di Tengah Kekerasan Kaum Muslim

Arab Saudi dan India Bangun Kemitraan di Tengah Kekerasan Kaum Muslim

Mesir Tak Dapat Suara Tuan Rumah Piala Dunia 2010, karena Tak Mau Suap Pejabat FIFA

Mesir Tak Dapat Suara Tuan Rumah Piala Dunia 2010, karena Tak Mau Suap Pejabat FIFA

Pengadilan Kejahatan Internasional Mulai Selidiki Kejahatan Myanmar

Pengadilan Kejahatan Internasional Mulai Selidiki Kejahatan Myanmar

China Resmi Buka Pangkalan Militer Luar Negeri Pertama di Djibouti

China Resmi Buka Pangkalan Militer Luar Negeri Pertama di Djibouti

Baca Juga

Berita Lainnya