Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Swedia, Finlandia dan AS Sepakat Pererat Kerja Sama Pertahanan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Swedia, Finlandia dan Amerika Serikat telah sepakat untuk memperdalam kerja sama bidang pertahanan di antara mereka.

Menteri pertahanan ketiga negara –Peter Hultqvist (Swedia), James Mattis (AS) dan Jussi Niinisto (Finlandia)– bertemu hari Selasa (8/5/2018) untuk menandatangani apa yang disebut sebagai statement of intent, lapor The Local.

“Swedia, Finlandia dan Amerika Serikat bermaksud untuk melengkapi dan memperkuat hubungan pertahanan dengan memformalkan dan menguatkan hubungan pertahanan terkait isu-isu seperti kegiatan latihan dan peningkatan kemampuan operasi,” kata pemerintah Swedia dalam sebuah pernyataan.

Tahun lalu, lebih dari 1.400 personel militer Amerika Serikat datang ke Swedia untuk bergabung dengan 20.000 personel militer lain dalam latihan pertahanan Aurora 17, yang merupakan pelatihan militer terbesar di Swedia dalam kurun lebih dari 20 tahun terakhir. Pasukan dari Finlandia, Denmark, Norwegia, Lithuania dan Estonia ikut berpartisipasi dalam latihan itu.

Swedia bukan anggota NATO, tetapi beberapa tahun belakangan mempererat hubungannya dengan aliansi itu, di tengah-tengah peringatan dari Moskow yang mengatakan bahwa perluasan keanggotaan NATO dipandangnya sebagai “ancaman.” Negara di kawasan Nordik itu memiliki perjanjian Host Nation Support Agreement (HSNA) dengan NATO, yang artinya helikopter, pesawat dan kapal dapat diangkut oleh negara-negara anggota NATO melewati wilayah Swedia berdasarkan undangan dari pemerintah Swedia.

Hultqvist mengatakan berharap kesepakatan baru itu akan meningkatkan stabilitas di kawasan Skandinavia dan Baltik.

Namun, Menteri Pertahanan Swedia itu menolak membicarakan soal Rusia ketika ditanyai oleh jurnalis dari kantor berita TT.

“Kami tidak mengasingkan satu negara tertentu dengan cara itu. Kami hanya mencatat bahwa seiring waktu situasi keamanan politik di bagian Eropa ini semakin memburuk,” kata Hultqvist.

“Hal tersebut mendorong kami untuk meningkatkan kapabilitas militer kami sendiri dan memperdalam kerja sama kami dengan negara-negara lain. Itu salah satu bagian dari strategi,” imbuhnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Perancis Diminta Batalkan Undang-undang Sekuler

Perancis Diminta Batalkan Undang-undang Sekuler

Tokoh Berbagai Kalangan di Sudan Minta AS Coret Negaranya dari Daftar Sponsor Teroris

Tokoh Berbagai Kalangan di Sudan Minta AS Coret Negaranya dari Daftar Sponsor Teroris

Bayi Berusia 8 Hari di ‘Israel’ Jadi Pasien Termuda Covid-19

Bayi Berusia 8 Hari di ‘Israel’ Jadi Pasien Termuda Covid-19

Pipres Mesir, dari Mimpi Nabi hingga Mimpi Mursy

Pipres Mesir, dari Mimpi Nabi hingga Mimpi Mursy

Interpol Hentikan Kemitraan dengan FIFA

Interpol Hentikan Kemitraan dengan FIFA

Baca Juga

Berita Lainnya