Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Tak Dapat Kewarganegaraan Prancis karena Menolak Jabat Tangan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pengadilan banding Prancis mengukuhkan kebijakan aparat berwenang yang menolak memberikan status kewarganegaraan kepada seorang wanita Aljazair setelah dia menolak berjabat tangan dengan seorang pejabat senior.

Wanita itu, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan “keyakinan agamanya” yang melarangnya berjabat tangan dengan pejabat pria dalam seremoni kewarganegaraan tahun 2016 di wilayah Isere, Grenoble, lapor BBC Jumat (20/4/2018).

Sebuah keputusan pemerintah menyebutkan bahwa sikap wanita tersebut menunjukkan dia tidak berasimilasi ke dalam masyarakat Prancis dan oleh karenanya status warga negara tidak diberikan kepadanya.

Wanita itu lantas mengajukan banding dengan alasan keputusan tersebut merupakan penyalahgunaan kekuasaan. Namun, pengadilan administrasi tertinggi di Prancis justru menguatkan keputusan pemerintah.

Wanita Aljazair itu telah menikah dengan seorang pria Prancis sejak 2010.

Menurut hukum perdata yang berlaku di Prancis, tidak berasimilasi termasuk alasan negara boleh menolak naturalisasi seseorang yang sudah menikah dengan seorang warga negara Prancis.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Parlemen Inggris Desak Cabut Kewarganegaraan Bashar al Assad

Parlemen Inggris Desak Cabut Kewarganegaraan Bashar al Assad

Warga Muslim Inggris Terus dikorbankan

Warga Muslim Inggris Terus dikorbankan

Hakim Investigasi Mahkmah Agung Turki Tampik Tuntutan Pembubaran AKP

Hakim Investigasi Mahkmah Agung Turki Tampik Tuntutan Pembubaran AKP

Zionis Serang Damaskus, Gembira dan Sedihnya Oposisi

Zionis Serang Damaskus, Gembira dan Sedihnya Oposisi

Kalau Dulu Sepuluh Persen Lagi Evangelis Ikut Nyoblos, Obama Tidak akan Jadi Presiden

Kalau Dulu Sepuluh Persen Lagi Evangelis Ikut Nyoblos, Obama Tidak akan Jadi Presiden

Baca Juga

Berita Lainnya