Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Rusia Usir 60 Diplomat AS, Serta Menutup Konsulatnya

AFP
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rusia telah memberikan pemberitahuan resmi kepada 60 diplomat Amerika Serikat (AS) untuk meninggalkan negara itu pada 5 April sebagai tanggapan terhadap pengusiran 60  diplomat Negeri ‘Beruang Merah’ sebelumnya pada minggu ini.

Rusia juga mencabut izin konsulat AS di St Petersburg – yang berarti konsulat harus ditutup – dan mengirim nota protes pada Duta Besar AS untuk Rusia, Jon Huntsman, menyebut pengusiran itu merupakan tindakan diplomatik “yang memalukan dan tidak beralasan” terhadap Rusia.

Dengan cepat AS merespon hal itu. Dalam sebuah konferensi pers di Washington, DC, juru bicara Heather Nauert mengatakan tindakan Rusia menunjukkan mereka “tidak tertarik melakukan dialog”.

“Tidak ada pembenaran terhadap tanggapan Rusia. Langkah kami murni dimotivasi oleh serangan pada Inggris – serangan pada warga negara Inggris dan anak perempuannya,” Nauert mengatakan.

Baca: Pentagon: China dan Rusia Musuh Terbesar Amerika

Pada Senin dan Selasa, 24 negara Eropa – serta AS, Kanada dan Australia – mengusir lebih dari 120 diplomat Rusia untuk menujukkan solidaritas dengan Inggris setelah percobaan pembunuhan terhadap mantan mata-mata Rusia di kota Salsibury, diduga menggunakan racun syaraf.

NATO juga mengumumkan tujuh diplomat yang bekerja untuk misi Rusia di kantornya akan diusir.

Baca: Rusia Nyatakan 9 Media Amerika Serikat Sebagai

Minggu lalu, London mengusir 23 diplomat Rusia dan Moskow menanggapi dengan cara yang sama.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan bahwa dia memiliki bukti keterlibatan Rusia dalam peracunan mantan agen intelejen Rusia Sergei Skripal dan anak perempuannya Yulia.

Kondisi kesehatan Yulia semakin membaik dan tidak lagi berada dalam kondisi kritis, dokter mengatakan pada Kamis. Sergei masih berada dalam kondisi kritis tetapi dalam kondisi yang stabil.*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Uang Tunjangan Covid-19 Membuat Banyak Warga Kanada Mati karena Overdosis Narkoba

Uang Tunjangan Covid-19 Membuat Banyak Warga Kanada Mati karena Overdosis Narkoba

Setelah Dilarang Es Krim ASI Terancam Dituntut

Setelah Dilarang Es Krim ASI Terancam Dituntut

Paus Diminta Minta Maaf pada Korban Pelecehan Seks di Argentina

Paus Diminta Minta Maaf pada Korban Pelecehan Seks di Argentina

Erdogan: Turki akan Buka Kedutaan di Baitul Maqdis

Erdogan: Turki akan Buka Kedutaan di Baitul Maqdis

Curi Uang Jemaat 6 M, Pendeta Dipenjara

Curi Uang Jemaat 6 M, Pendeta Dipenjara

Baca Juga

Berita Lainnya