Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Google Larang Iklan Mata Uang Digital

Sejumlah nama mata uang digital yang beredar di dunia maya.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Google memutuskan melarang iklan crypto-currency alias uang digital dari platformnya.

Dilansir BBC Rabu (14/3/2018), sebuah pemberitahuan mengatakan bahwa kebijakan itu akan diberlakukan mulai bulan Juni, dan Google tidak menjelaskan mengapa.

Sepengetahuan BBC, Google memutuskan bertindak demikian karena merasa kurangnya perlindungan layak bagi konsumen untuk perdagangan yang sangat spekulatif dan rumit itu.

Kebijakan Google ini mengikuti langkah Facebook yang pada bulan Januari mengatakan tidak akan lagi menampilkan iklan mata uang digital, karena kebanyakan dari promosinya merupakan tipu-tipu belaka.

Nilai Bitcoin, Ethereum dan Ripple semuanya langsung menukik tajam setelah muncul kabar itu sekitar pukul 04:00 GMT.

Google juga mengatakan akan memperketat iklan yang berkaitan dengan produk finansial lainnya.

“Ini semua tindakan yang bagus,” kata David Gerard, pengarang buku “Attack of the 50ft Blockchain”, yang skeptis terhadap mata uang digital.

“Ini tentang mengatasi beraneka macam investasi riskan yang mirip perjudian,” ujarnya.

“Jika anda seorang pedagang sungguhan atau investor yang terakreditasi maka silahkan saja, itu artinya anda kaya dan uang anda adalah masalah anda sendiri. Namun, hal-hal semacam ini seharusnya tidak boleh menarget orang-orang awam,” imbuhnya.

Keputusan Google itu menyusul peringatan bahaya perihal mata uang digital yang dikeluarkan oleh direktur IMF Christine Lagarde hari Selasa (13/3/2018).*

Rep: Ama Farah
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

China akan Mengakhiri Kebijakan Satu Anak

China akan Mengakhiri Kebijakan Satu Anak

Wow, Ada Gereja Fantasi di Australia!

Wow, Ada Gereja Fantasi di Australia!

95 Orang Tewas dalam Serangan Menggunakan Ambulan di Kabul

95 Orang Tewas dalam Serangan Menggunakan Ambulan di Kabul

Uskup Agung Adelaide Dibui karena Sembunyikan Kasus Pendeta Pedofil

Uskup Agung Adelaide Dibui karena Sembunyikan Kasus Pendeta Pedofil

Ikhwan Rilis Buku Prestasi Presiden Mursy

Ikhwan Rilis Buku Prestasi Presiden Mursy

Baca Juga

Berita Lainnya